Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pendaftar SMK Bisa Pilih Tiga Jurusan, SPMB SMK 2026 Dibuka dengan Lima Jalur

Ayu Ismawati • Kamis, 16 April 2026 | 16:52 WIB
Ilustrasi pelajar SMK negeri di Kota Kediri. Tahun 2026 ini, SPMB jenjang SMK dibuka dengan 5 jalur. (Foto: Wahyu Adji)
Ilustrasi pelajar SMK negeri di Kota Kediri. Tahun 2026 ini, SPMB jenjang SMK dibuka dengan 5 jalur. (Foto: Wahyu Adji)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMK 2026 akan segera dimulai. Seperti halnya SMA, siswa memiliki opsi lima jalur untuk masuk ke sekolah yang diinginkan. 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Kediri Adi Prayitno melalui Kasi SMK Sidik Purnomo mengatakan, tahun ini calon siswa bisa memilih tiga konsentrasi peminatan atau jurusan.

Urutan jurusan yang dipilih ditentukan berdasarkan prioritas pilihan calon siswa.

“Jika tidak diterima di konsentrasi keahlian pilihan ke satu, maka diperingkat (dibobot) lagi di konsentrasi keahlian pilihan kedua dan ketiga,” ungkap Sidik.

Pemeringkatan di setiap pilihan, lanjut Sidik, dilakukan berdasar urutan tiga komponen.

Mulai dari jarak domisili terdekat dengan SMK tujuan, usia calon murid yang lebih tua, dan waktu pendaftaran.

Baca Juga: Rumah Dekat Sekolah Tidak Otomatis Lolos, SPMB SMA/SMK Jalur Prestasi Akademik dan Domisili Pakai Nilai TKA 

Pemilihan tiga jurusan dalam SPMB SMK, bisa dilakukan di satu sekolah yang sama. Atau bisa juga dilakukan di sekolah yang berbeda. Baik sekolah di dalam rayon maupun di luar rayon.

Selain itu, perbedaan signifikan tahun ini terletak pada penggunaan rata-rata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Nilai tes berbasis komputer ini tidak hanya dipakai untuk seleksi jenjang SMA. Melainkan juga SMK yang akan menggantikan indeks sekolah SMP/sederajat.

“Perubahan beberapa komponen pemeringkatan itu berlaku di jalur prestasi hasil lomba dan jalur nilai prestasi akademik,” sambung Sidik. 

SPMB jenjang SMK menurut Sidik akan dibuka dengan lima jalur. Yaitu, domisili, mutasi orang tua atau wali murid, prestasi hasil lomba, afirmasi, dan prestasi nilai akademik. 

Berbeda dengan SMA yang kuota jalur domisili mencapai 35 persen, untuk SPMB SMK kuotanya jauh lebih kecil. Yakni hanya 10 persen saja. 

Baca Juga: Pahami! Ini Perbedaan PPDB dan SPMB: Dari Perubahan Istilah Zonasi hingga Lonjakan Kuota Jalur Prestasi

Selanjutnya, untuk kuota jalur afirmasi SMK sebanyak 15 persen. Terdiri dari jalur afirmasi keluarga ekonomi tidak mampu dan afirmasi pendidikan menengah (ADEM) sebanyak tujuh persen.

Kemudian jalur afirmasi anak buruh dari keluarga tidak mampu sebanyak lima persen. Serta jalur afirmasi penyandang disabilitas tiga persen. 

Siswa juga bisa mendaftar lewat jalur mutasi orang tua/wali dengan kuota lima persen. Terdiri dari jalur mutasi tugas orang tua/wali sebanyak tiga persen. Serta jalur anak guru/tenaga kependidikan selain pendidik dengan kuota dua persen.

Seperti tahun lalu, di SPMB SMK juga ada kuota jalur prestasi hasil lomba sebanyak lima persen. Kemudian jalur nilai prestasi akademik SMK sebanyak 65 persen.

Baca Juga: Disdik Kota Kediri Mulai Godok Juknis SPMB 2026, Targetkan Tuntas Akhir Februari

Untuk diketahui, tahapan SPMB akan dibuka dengan tahap pra-pendaftaran pada 11 Mei mendatang. Diawali dengan tahapan entry nilai, verifikasi, dan pembetulan nilai yang dijadwalkan pada 11-26 Mei mendatang. Sedangkan calon siswa mulai melakukan pengambilan PIN secara mandiri pada 28 Mei-9 Juni nanti.

“Saat ini kami masih dalam tahapan sosialisasi juknis sampai dengan Mei,” pungkasnya. (ais/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#spmb smk #Cabang Dinas Pendidikan #spmb #SPMB 2026 #smk