Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jaksa Masuk Sekolah, Sapa Siswa SMK di Kediri dan Berikan Edukasi Hukum

Andhika Attar Anindita • Rabu, 4 Maret 2026 | 13:25 WIB

 

Pemateri program Jaksa Masuk Sekolah memberikan edukasi tentang kesadaran hukum kepada perwakilan pelajar SMK se-Kabupaten Kediri di aula SMK Canda Bhiraw
Pemateri program Jaksa Masuk Sekolah memberikan edukasi tentang kesadaran hukum kepada perwakilan pelajar SMK se-Kabupaten Kediri di aula SMK Canda Bhiraw

KEDIRI, JP Radar Kediri- Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah di aula SMK Canda Bhirawa, Pare, berlangsung interaktif kemarin (3/3).

Sedikitnya 50 pelajar, perwakilan SMK swasta se-Kabupaten Kediri, mengikuti edukasi hukum tersebut dengan antusias. Banyak pertanyaan dilontarkan di sekolah kejuruan, Jl PB Sudirman 68, Plongko, tersebut.

“Jika ada pelajar yang kecanduan narkoba, bagaimana menasihatinya,” ujar Adrian, siswa SMK Tribakti, Kunjang, dengan nada tanya.

Selain dia, ada pula pertanyaan dari M. Yanan, pelajar SMK Wiyata Mandala, Kepung, tentang kasus bullying atau perundungan anak. “Bagaimana cara melaporkannya?” cetusnya.

Lalu, Agustinus dari SMK Prima Husada, Papar, menyoal kasus child grooming (pelecehan terhadap anak) dan bagaimana mencegahnya.

Sehingga anak mendapat perlindungan dan tidak trauma. Ada pula Isnatul, siswi SMK Tunas Bangsa, Pare, yang menanyakan cara mencegah terorisme.

Dalam acara pukul 09.00–11.30 itu Kasi I Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri Pratama Hendrawan Mahardika dan Kasubsi II Intelijen Bayu Aulia Rahman hadir sebagai pemateri.

Kegiatan Korps Adhyaksa ini bertujuan membekali pelajar tentang kesadaran hukum dan pencegahan kenakalan remaja.

“Siswa SMK diharapkan dapat menjadi penerus bangsa. Sehingga Generasi Emas 2045 benar-benar terwujud sesuai cita-cita bersama,” terang Pratama.

Ia menegaskan, edukasi hukum harus berkelanjutan. Program ini rutin dilaksanakan kejari sesuai UU Nomor 11/2021 tentang Kejaksaan.

Dalam acara itu, Pratama memaparkan materi pencegahan child grooming, kekerasan seksual, perundungan, penyalahgunaan narkotika, serta terorisme. Semua kasus tersebut merupakan bentuk ancaman yang menyasar remaja.

Selanjutnya, Bayu memandu sesi tanya jawab. Menurutnya, peran pelajar dalam menciptakan lingkungan sekolah aman dan sadar hukum sangat besar.

Ia juga memaparkan cara menghindari terorisme, prosedur pelaporan bullying, serta langkah perlindungan diri dari child grooming.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Swasta Kabupaten Kediri Mufid Wahyu Hidayat LC. menyatakan, kegiatan tersebut positif dan edukatif.

Para siswa memperoleh ilmu langsung dari aparat penegak hukum. “Pembekalan ini sangat penting sebagai benteng awal pencegahan pelanggaran hukum di kalangan pelajar,” tuturnya.

Ia berharap, program Jaksa Masuk Sekolah terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Kediri.(p1/ndr)

Editor : Andhika Attar Anindita
#edukasi hukum #kediri #siswa smk #jaksa masuk sekolah