Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ditinjau Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Rehab SMAN 3 Kediri Tunggu Bantuan Pemprov

Ayu Ismawati • Jumat, 9 Januari 2026 | 05:30 WIB

TUNGGU PERBAIKAN: Dua ruang kelas SMAN 3 Kediri yang atapnya rusak tertimpa pohon beringin pada 24 Desember 2025 lalu dikosongkan sembari menunggu perbaikan dari Pemprov Jatim.
TUNGGU PERBAIKAN: Dua ruang kelas SMAN 3 Kediri yang atapnya rusak tertimpa pohon beringin pada 24 Desember 2025 lalu dikosongkan sembari menunggu perbaikan dari Pemprov Jatim.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Perbaikan dua ruang kelas SMAN 3 Kota Kediri yang tertimpa pohon beringin pada 24 Desember 2025 lalu akhirnya mulai mendapat titik terang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai yang berkunjung Rabu (7/1) lalu menyebut perbaikan gedung di sana akan menggunakan dana bantuan dari Pemprov Jatim. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan, pihaknya datang untuk melihat dan memetakan kerusakan di sana.

Selain itu, dia juga menemui puluhan siswa yang direlokasi sementara di beberapa ruangan. Salah satunya ruang laboratorium. 

Baca Juga: Begini Kondisi Terbaru Tiga Kelas di SMAN 3 Kediri usai Tertimpa Pohon Ambruk

“Kami dari pemprov sementara memetakan itu dan segera diperbaiki. Mudah-mudahan sebulan selesai,” ujar Aries dihadapan siswa bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Kediri Adi Prayitno menambahkan, dari hasil pemetaan diketahui ada dua ruang kelas yang mengalami kerusakan.

Khususnya di bagian atap yang tertimpa pohon beringin berdiameter sekitar satu meter tersebut.

“Kerusakan nanti langsung dibenahi agar kelas yang rusak segera dapat dipakai KBM (kegiatan belajar mengajar, Red),” terang Adi. 

Anggaran rehab, lanjut Adi, akan diupayakan dengan bantuan dari Pemprov Jatim. Proses permohonan pembiayaan itu saat ini masih dalam tahap pengajuan. 

Terpisah, Waka Humas SMAN 3 Kota Kediri Machrus Bachroni menuturkan, kerusakan paling parah terjadi di dua ruang kelas XI.

Namun menimbang aspek keamanan, ada tiga kelas yang direlokasi sementara.

Total ada sekitar 108 siswa dari tiga kelas itu yang sementara menempati ruang-ruang yang ada untuk kegiatan belajar. 

“Alhamdulillah kami masih punya lab (laboratorium). Jadi (relokasi) pakai lab biologi, lab TIK, dan satunya di ruang multimedia,” ungkap Machrus. 

Selain pada bagian genteng, kerusakan juga terjadi pada pondasi atapnya seperti kayu usuk dan balok penyangga atap.

Saat ini, sekolah mulai mengajukan proposal bantuan perbaikan kerusakan ruang kelas kepada Pemprov Jatim. 

“Tetapi sembari menunggu, kami berusaha yang mengkhawatirkan itu kami turunkan. Jadi kami kerjakan sedikit-sedikit yang bisa kami lakukan,” terangnya. 

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, beberapa genting sudah diturunkan. Dari situ, nampak beberapa struktur atap yang rusak.

Di sekitar area juga dipasang safety line untuk menghalau siswa atau guru agar tidak mendekat ke tiga ruang kelas tersebut. 

“Alhamdulillah kemarin ketika Pak Aries datang, ibu wali kota juga datang. Jadi kami terima kasih sekali atas perhatiannya dan gerak cepat dari kepala dinas provinsi dan ibu wali kota. Dan beliau berjanji akan mengusahakan terkait bantuannya,” ungkap Machrus, ditemui di sekolah kemarin. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#dinas pendidikan provinsi jatim #Cabdindik Jatim Wilayah Kediri #SMAN 3 Kediri #Bencana hidrometeorologi #Vinanda Prameswati