KEDIRI, JP Radar Kediri- Jumlah siswa penyandang disabilitas di Kota Kediri mencapai ratusan orang. Mereka tersebar di berbagai tingkat pendidikan. Jumlah terbanyak duduk di bangku sekolah dasar sebanyak 202 orang. Lalu di PAUD ada 129 orang. Kemudian di SMP ada 94 orang dan PKBM mencapai 23 orang.
Meski sebagian besar sekolah di Kota Kediri sudah inklusif, tidak sebanding dengan jumlah guru pendamping khusus disabilitas. Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri Mandung Sulaksono, masing-masing sekolah harus mempersiapkan guru pendamping khusus disabilitas. Termasuk juga mempersiapkan toilet dan ruang bermain ramah disabilitas.
“Anak-anak inklusi ini harus bisa bersama-sama dengan siswa lainnya. Mulai dari SD dan SMP,” tandasnya. Terkait dengan kualifikasi guru pendamping, Mandung mengatakan, gurunya bisa diambil dari semua arah. Hanya saja nanti wajib untuk mengikuti diklat.
Baca Juga: Laila Nadhifa, Penyandang Disabilitas yang Bukunya Melanglang Buana hingga ke Negeri Seberang
Sementara itu, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mengatakan setiap anak memiliki potensi. Tugas orang tua, pendidik, pemerintah, dan masyarakat adalah memberi dukungan.
“Kita dapat menyaksikan banyak karya dan prestasi luar biasa dari anak-anak ini. Mulai dari bidang seni, olahraga, akademik maupun kewirausahaan,” ungkapnya.
Prestasi tersebut menjadi bukti pentingnya dukungan dari lingkungan agar mereka tetap mendapatkan kesempatan yang adil serta ruang belajar yang ramah. Vinanda berkomitmen untuk terus memperkuat program dan kebijakan bagi siswa penyandang disabilitas khususnya meningkatkan akses pendidikan inklusif.
Baca Juga: Mbak Wali Serahkan Bantuan untuk Penyayang Disabilitas, Beri Motivasi agar Semangat Beraktivitas
“Saat ini, Pemerintah Kota Kediri telah memberlakukan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyayang Disabilitas. Perda ini menjadi payung hukum yang kuat bagi perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas di Kota Kediri,” terang Wali Kota termuda di Indonesia itu.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian