Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dubes Palestina Hadiri Seminar di UIN, Apresiasi Dukungan dari Rakyat Indonesia

Hilda Nurmala Risani • Jumat, 5 Desember 2025 | 21:01 WIB
BEBER KONDISI: Dubes Palestina Zuhair Saleh Muhammad Aishun menjadi pembicara dalam seminar di UIN Syekh Wasil kemarin. Dia meminta dukungan dari masyarakat untuk kemerdekaan Palestina.
BEBER KONDISI: Dubes Palestina Zuhair Saleh Muhammad Aishun menjadi pembicara dalam seminar di UIN Syekh Wasil kemarin. Dia meminta dukungan dari masyarakat untuk kemerdekaan Palestina.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Duta Besar (Dubes) Palestina Zuhair Saleh Muhammad Aishun datang ke Kota Kediri kemarin. Menghadiri seminar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil, dia tidak hanya membeberkan kondisi Palestina terkini.

Melainkan juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati jika ada penghimpunan bantuan untuk Palestina. Sebab, ada yang tidak sampai ke sana.

Di depan ratusan peserta seminar, Zuhair mengatakan, hingga saat ini Palestina masih berjuang untuk memperoleh kemerdekaan.

“Kami tidak akan berhenti sampai kemerdekaan itu bisa diraih,” kata Zuhair melalui Jamaludin Ahmad Kholik, juru bicaranya.

Untuk meraih kemerdekaan tersebut, Zuhair mengaku membutuhkan dukungan dari negara lain. Termasuk dari Indonesia yang terus mendukung Palestina.

“Rakyat Palestina mengangkat tangannya untuk Indonesia yang sudah mendukung saudaranya di sana (Palestina, Red),” lanjut pria yang menjadi pembicara dalam seminar bertema ‘Dukungan Abadi Indonesia Untuk Palestina: Mengukuhkan Peran Historis, Diplomatik, dan Kemanusiaan’ di UIN Syekh Wasil kemarin.

Dengan hubungan baik yang sudah terjalin antara Indonesia dan Palestina, pria yang sudah delapan tahun menjadi dubes untuk Indonesia ini berharap suatu saat nanti bisa salat bersama di Masjidil Aqsa yang merupakan kiblat pertama.

“Semoga nanti bisa dipertemukan untuk bisa salat di Masjidil Aqsa sebagai kiblat utama. Dan Qud (Al-Quds) bisa menjadi ibu kota Palestina. Semoga suatu saat nanti. Dalam waktu dekat,” harapnya.

Dalam kesempatan kemarin, Zuhair juga mengapresiasi perhatian besar rakyat Indonesia kepada saudaranya di Palestina.

Namun, dia mengimbau agar masyarakat berhati-hati jika ada oknum yang mengumpulkan dana atas nama Palestina. Sebab, dia pernah mendapati dana tersebut tidak sampai ke Palestina. Namun dibawa lari ke negara lain.

“Ada orang Palestina datang ke Indonesia untuk menghimpun uang banyak, namun itu tidak sampai ke Palestina. Dibawa lari ke wilayah lain. Makanya perlu kehati-hatian jika ada yang menghimpun dana tidak jelas asal usulnya,” tuturnya mengingatkan.

Lebih jauh Zuhair kembali menegaskan, wilayah Palestina adalah tanah mereka. Karenanya, pemerintah akan terus berjuang bersama rakyat Palestina sampai kapan pun.

Seperti halnya dukungan besar yang selama ini diberikan oleh rakyat Indonesia, Zuhair berharap dukungan tersebut akan terus diberikan ke depannya. Dukungan menurut Zuhair bisa dilakukan dengan banyak cara.

“Salah satunya  dengan memberikan informasi kepada saudara, teman, dan keluarga terkait kondisi Palestina,” tandasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Dubes Palestina Zulhair Alzhun #kediri #dubes palestina #UIN #kediri raya #Uin Syekh Wasil Kediri