KEDIRI, JP Radar Kediri – Malam Puncak Dies Natalis SMAN 2 Kota Kediri (Smada) yang ke-66 berlangsung semarak. Sejak sore ribuan siswa, alumni dan masyarakat berbondong-bondong memadati lapangan utama Smada Kediri. Suasana makin meriah dengan penampilan Nadhif Basalamah dan HIVI!.
Kepala SMAN 2 Kediri Drs. Sarbawa, M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian sekolah selama 66 tahun berdiri. “Dies Natalis ini bukan hanya perayaan usia. Tetapi momentum untuk menumbuhkan karakter positif, kreativitas, dan solidaritas antarwarga sekolah,” ujarnya.
Sarbawa juga mengapresiasi kekompakan seluruh panitia, siswa, guru, alumni, dan berbagai pihak yang menyukseskan acara tersebut. Acara semakin meriah dengan penampilan memukau dari ekstrakurikuler dance smada. Puncaknya saat guest star yang ditunggu-tunggu tampil di atas panggung.
Suasana langsung bergemuruh ketika Nadhif Basalamah membawakan lagu-lagu hits miliknya yang menyentuh hati. Tak kalah seru, grup musik ternama HIVI! menutup acara dengan penampilan yang menggugah semangat para penonton.
Sebelum mencapai puncak acara, berbagai rangkaian kegiatan telah sukses diselenggarakan. Antara lain Smada Islamic Day, kegiatan santunan kepada masyarakat sekitar, dan Jalan Santai Kreasi yang diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan semangat dan antusiasme tinggi.
Puncak dies natalis ini menjadi bukti bahwa Smada Kediri terus berkomitmen dalam membina generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berakhlak mulia. Tahun ini, pihaknya mengusung tema Symphony’s Keys to Youth. Ini menjadi simbol harmoni dan semangat generasi muda dalam berkarya dan berprestasi.
Ketua Panitia Nikko Bima Al-Fakhri mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh warga sekolah serta dukungan dari berbagai pihak. “Saya sangat terpukau dengan antusiasme kalian. Terima kasih,” ungkapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah