Saat ini, panitia masih melakukan penilaian untuk semua peserta di tiga region dari tiga jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK. “Total finalis ada 525 peserta dari tiga jenjang pendidikan yang berbeda,” jelas Endro Purwito, Ketua Panitia Kompetisi Kompetensi Akademik JPRK.
Masing-masing jenjang akan diambil 175 peserta dari masing-masing jenjang. Itu pun setiap daerah jumlahnya tidak sama. Karena ada sistem pemeringkatan berdasarkan skala prioritas.
Peserta yang dinyatakan lolos ke babak final nantinya akan diumumkan di media massa JP Radar Kediri. Pengumuman peserta yang masuk final disampaikan pada 25 September mendatang.
“Saat ini panitia bersama tim penilai sedang memproses hasil pengerjaan peserta,” ungkapnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.
Di lain sisi, beberapa guru dan siswa sedang harap-harap cemas terhadap hasil pengerjaan di babak penyisihan. Namun demikian pihaknya tetap optimistis bisa masuk grand final.
“Saya yakin siswa kami bisa masuk final. Karena yang mengikuti adalah siswa yang terbiasa berkecimpung di soal olimpiade,” jelas Junianto, Kepala SD Muhammadiyah 1 Trenggalek.
Namanya berkompetisi ada yang optimis, adapun yang pasrah. Seperti yang dialami oleh siswa MIN 2 Kediri Alvaro. Siswa kelas 5 itu sudah mempersiapkan diri dalam mengerjakan soal KKA. Namun demikian dia menganggap beberapa soalnya masih sulit ditaklukkan.
“Sistemnya mudah, tapi soalnya cukup sulit,” ungkapnya sembari melempar senyum.
Ditanya terkait hasil, dia mengaku pasrah. Yang penting sudah berusaha semaksimal mungkin.
Seperti yang diberitakan, babak penyisihan yang berlangsung secara online digelar mulai 1 - 17 September. Adapun yang berkompetisi di babak grand final akan digelar pada 2 Oktober mendatang.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian