SNPMB 2026 Resmi Diumumkan, Calon Mahasiswa Harus Cermat Pilih Jurusan
Jauhar Yohanis• Selasa, 16 September 2025 | 20:07 WIB
Photo
Kabar penting bagi para siswa SMA/SMK sederajat yang tengah bersiap melanjutkan pendidikan. Sistem dan aturan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 resmi diumumkan hari ini, Selasa (16/9/2025).
Informasi ini dibagikan langsung melalui akun resmi Instagram @snpmb_id. Para calon mahasiswa diimbau untuk segera menentukan strategi sejak dini, terutama dalam memilih program studi (prodi) dan kampus tujuan. Pasalnya, peluang lolos sangat bergantung pada ketepatan memilih jurusan serta menyesuaikannya dengan daya tampung tiap perguruan tinggi negeri (PTN).
Sore ini pukul 16.00 WIB, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dijadwalkan menggelar konferensi pers resmi. Acara tersebut dapat disaksikan melalui kanal YouTube maupun Instagram SNPMB.
PTN Favorit Tetap Jadi Buruan
Seperti tahun-tahun sebelumnya, kampus bergengsi masih jadi incaran utama. Mulai dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), hingga Universitas Airlangga (Unair).
Namun, para calon mahasiswa harus bersiap menghadapi persaingan ketat. Berdasarkan data SNPMB BPPP 2025, jumlah kursi yang tersedia jauh lebih kecil dibandingkan peminat.
Contoh di UI, prodi Ilmu Hukum hanya menyediakan 114 kursi, sementara peminat tahun 2024 mencapai 1.634 orang. Jurusan Pendidikan Dokter bahkan lebih sengit, hanya 60 kursi dengan 1.720 pendaftar.
Situasi serupa terjadi di UGM. Jurusan Kedokteran hanya membuka 53 kursi, sementara Farmasi 72 kursi. Di ITB, prodi dengan kuota terbanyak adalah Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (165 kursi) dan Fakultas Teknologi Industri (140 kursi).
Contoh Daya Tampung SNBP 2025
Berikut gambaran beberapa kursi yang tersedia pada jalur SNBP tahun lalu:
Universitas Indonesia (UI)
Ilmu Hukum – 114 kursi (1.634 peminat pada 2024)
Manajemen – 76 kursi (1.545 peminat)
Pendidikan Dokter – 60 kursi (1.720 peminat)
Psikologi – 66 kursi (1.274 peminat)
Ilmu Komputer – 50 kursi (1.133 peminat)
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Hukum – 96 kursi
Farmasi – 72 kursi
Kedokteran – 53 kursi
Psikologi – 68 kursi
Kedokteran Gigi – 47 kursi
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian – 165 kursi
Fakultas Teknologi Industri (Sistem dan Proses) – 140 kursi
Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan – 140 kursi
Fakultas Matematika dan IPA – 136 kursi
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (Komputasi) – 90 kursi
Untuk detail lengkap prodi lain, bisa langsung diakses melalui laman resmi snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.
Cara Cek Daya Tampung SNBP
Bagi siswa yang ingin melihat daya tampung lengkap setiap PTN, ikuti langkah berikut:
Kunjungi situs resmi: snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
Klik ikon tiga garis di pojok kiri atas.
Pilih menu SNBP.
Klik opsi Daya Tampung SNBP 2025.
Cari universitas tujuan melalui kolom pencarian atau telusuri manual.
Klik tombol biru Lihat Prodi.
Periksa jumlah kursi jurusan yang kamu incar.
Strategi Masuk Kampus Favorit
Dengan kuota yang sangat terbatas, calon mahasiswa tidak boleh asal dalam menentukan pilihan. Kuncinya ada di strategi.
Pertama, pahami minat dan kemampuan diri. Kedua, pertimbangkan rasio kursi dengan jumlah peminat. Jangan sekadar ikut tren jurusan populer jika peluang lolos tipis. Ketiga, siapkan mental menghadapi persaingan ketat.
Ingat, masuk PTN bukan hanya soal gengsi. Yang lebih penting adalah menemukan kampus dan jurusan yang sesuai dengan passion serta potensi diri. Dengan persiapan matang, peluang lolos SNPMB 2026 akan semakin besar.