Acara doa bersama dipusatkan di halaman belakang SMAN 1 Kota Kediri (Smast) yang dihadiri Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha (Gus Qowim), serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Kediri, Adi Prayitno.
Doa bersama ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat persatuan, menjaga kerukunan, dan mendoakan kedamaian bagi daerah, provinsi, hingga bangsa. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema saat pembukaan kegiatan.
“Pagi ini, seluruh siswa, guru, dan masyarakat mengikuti doa bersama di sekolah masing-masing. Kita memohon kedamaian di Kediri, Jawa Timur, dan seluruh Indonesia,” ungkap Adi Prayitno dalam sambutannya.
Ia juga mengajak seluruh pelajar dan tenaga pendidik untuk menjaga iklim yang damai dan harmonis di lingkungan sekolah maupun masyarakat. “Melalui doa ini, kita bangun kesadaran kolektif bahwa menjaga Kediri dan Indonesia adalah tanggung jawab bersama. Kedamaian adalah fondasi utama bagi pendidikan dan masa depan anak-anak kita,” tambahnya.
Selepas seremoni pembukaan, acara dilanjutkan doa bersama yang dipimpin Gus Qowim. Dalam pesannya, Gus Qowim mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengajak peserta untuk doa bersama sebagai refleksi spiritual dan penguatan karakter.
“Di tengah tantangan zaman, mari kita teladani Rasulullah SAW dalam membangun perdamaian, menjaga persaudaraan, dan menyebarkan kasih sayang,” ujar pria yang juga mengasuh Pondok Pesantren Al Ishlah Bandar Kidul.
Antusiasme tinggi ditunjukkan seluruh peserta. Kepala SMAN 1 Kota Kediri, Arif Syah Putra, berharap kegiatan ini mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berjiwa damai, berkarakter, dan peduli terhadap bangsa dan lingkungan sosial. Selain di SMAN 1 Kediri, acara doa bersama juga dilaksanakan di seluruh SMA/SMK se Cabdin Wilayah Kediri.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian