Kemarin (4/9), UNP Kediri menggelar pengukuhan mahasiswa baru di kawasan Kampus 4. Di acara itu, lebih dari 2 ribu mahasiswa resmi dikukuhkan. Mereka berasal dari 21 provinsi dan 66 kota/kabupaten di Indonesia.
Rektor UNP Kediri, Zainal Afandi menyampaikan, target penerimaan mahasiswa baru setiap tahun sebanyak 2 ribu orang. Target tersebut sudah tercapai.
Menurut Zainal, penurunan jumlah pendaftar salah satunya dipengaruhi banyaknya Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang membuka jurusan di kota-kota sekitar Kediri. Untuk menyiasati hal ini, pihak kampus terus mengoptimalkan kinerja seluruh unit, termasuk meningkatkan pelayanan terbaik bagi mahasiswa.
Selain itu, UNP juga membangun jaringan dengan alumni yang kini menjadi guru di SMA/SMK untuk ikut membantu mempromosikan kampus. “Upaya utama yang kami lakukan adalah mengoptimalkan unit kerja dan pelayanan, serta memperkuat jaringan dengan alumni. Alumni juga berperan penting dalam promosi,” jelas Zainal.
Tak hanya itu, UNP Kediri juga aktif melakukan promosi. Bekerjasama dengan media massa dan memanfaatkan media sosial seperti instagram dan tiktok untuk promosi. Strategi ini dinilai efektif karena menjangkau lebih banyak calon mahasiswa. Bahkan, para dosen diwajibkan untuk rutin mengunggah kegiatan kampus di media sosial.
Selain promosi, daya tarik UNP Kediri juga terletak pada kegiatan non-akademik, terutama bidang olahraga dan budaya. Di bidang budaya, UNP memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) unggulan seni dan karawitan, yang saat ini menjalin kerja sama dengan Universiti Teknologi PETRONAS (UTP).
“Untuk bidang olahraga, kami menyediakan wadah bagi atlet-atlet agar mendapat pelatihan langsung dari ahlinya. Sementara di bidang seni, kami sudah bekerja sama dengan UTP, misalnya dalam penampilan gamelan,” tambah Zainal.
Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) berlangsung selama empat hari. Salah satu mahasiswa baru asal Sumba, NTT, bernama Eki, mengaku memilih UNP Kediri karena rekomendasi kakaknya yang lebih dulu kuliah di kampus tersebut. “Kampusnya bagus. Saya tahu dari kakak yang sudah lebih dulu kuliah di sini, dan saya juga dapat beasiswa KIP,” ungkap Eki.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian