Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Ajukan Penghapusan Bangunan untuk SPPG 

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 29 Agustus 2025 | 00:45 WIB
SURVEY LOKASI: Tim terkait sedang melakukan pengecekan SDN Srikaton 2, Papar yang menjadi calon bangunan untuk SPPG.
SURVEY LOKASI: Tim terkait sedang melakukan pengecekan SDN Srikaton 2, Papar yang menjadi calon bangunan untuk SPPG.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Upaya realisasi program makan bergizi gratis (MBG) terus dilakukan oleh Pemkab Kediri.

Salah satunya dengan membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Baru. Terbaru, pihak terkait tengah mengajukan penghapusan bangunan untuk kemudian dijadikan SPPG.

Disdik Kabupaten Kediri mengajukan lima lahan eks SDN untuk dibangun SPPG. Di atas aset pemda itu, masih terdapat bangunan-bangunan lama.

Seperti gedung kelas maupun sarpras lainnya. Terkait adanya hal tersebut, Kepala Disdik Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin melalui Supriyono selaku Plt Kasi Pendidikan Non Formal (PNF) mengatakan, bahwa pemkab akan segera melakukan pengusulan penghapusan terhadap gedung-gedung itu.

“Ini sambil menungu intruksi dari BGN, terkait haisl survei kemarin,” jelas Supriyono. Setelah dilakukan pengusulan secara administratif ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kediri berikutnya akan dilakukan pembongkaran fisik.

“Bahasa mudahnya dirobohkan. Disiapkan untuk dibangun SPPG. Namun ini masih menunggu arahan dari BGN,” jelasnya.

Untuk diketahui, nantinya setiap daerah mendapatkan jatah tiga SPPG yang akan dibangun oleh pemerintah pusat menggunakan APBN.

Menurut Supriyono, ada kemungkinan daerah akan diberi lebih. Jika ada kabupaten atau kota lain yang tidak bisa menyiapkan tiga lahan, ada kemungkinan dilimpahkan ke daerah yang punya lebih dari tiga aset yang diajukan.

“Kita sendiri kemarin kan siapkan lima, mana kala nanti memungkinkan untuk lahan yang sisa, itu bisa digunakan untuk itu,” jelasnya.

Dia mengatakan, adapun saat ini pihaknya masih menunggu hasil survei dari BGN. Menuruntya, sesuai timeline, September nanti dilakukan pembangunan fisik.

“Tapi harapannya tahun 2025 akan selesai. Bisa dibangun semua untuk 3 titik itu,” harap Supriyono.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#Mbg #kediri #dinas pendidikan #SPPG #Penghapusan