Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jelang ANBK, Masih Ada Sekolah yang Tak Lengkap? Ini yang Dilakukan Kadisdik Kabupaten Kediri Muhsin

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:56 WIB

ILUSTRASI ANBK
ILUSTRASI ANBK
KEDIRI, JP Radar Kediri- Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin meninjau simulasi pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMPN 2 Ngasem, kemarin. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan ANBK SMP akan dilakukan pada akhir Agustus nanti berjalan tanpa kendala.

Muhsin menaruh perhatian khusus ke sekolah-sekolah pinggiran. Dia mengatakan, gladi ANBK ini dimaksudkan agar para siswa bisa mencoba dan berlatih materi yang kemungkinan akan muncul di ANBK pada 27-28 Agustus nanti.

“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 8 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Masing-masing SMP di seluruh Kabupaten Kediri diambil sekitar 45-50 siswa. Untuk diketahui, ANBK ini nantinya akan menghasilkan raport satuan pendidikan. Dan nantinya bisa menjadi bahan untuk evaluasi dan acuan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

“Sampai hari ini, untuk gladi ANBK belum ada kesulitan ya, sekolah-sekolah yang di atas ya, misalnya SMPN Banyakan satu atap, SMPN 2 Kandangan juga berjalan. Belum ada keluhan terkait dengan jaringan internet. Mereka masih bisa mengikuti gladi ANBK,” terangnya.

Muhsin menambahkan, Kemendikbud juga sudah mendata sekolah-sekolah yang berkaitan dengan sarpras. Muai dari kebutuhan perangkat serta jaringan listrik. Hal ini menjadi langkah untuk memberikan kelancaran dalam kegiatan KBM di sekolah-sekolah pinggiran.

”Jadi kami di-backup oleh Kemendikbud, jaringan listrik, jaringan internet itu harus kita laporkan. Dan alhamdulillah mulai satuan PAUD, SD, SMP ini akan di-backup dari kementerian,” jelasnya sembari menyebut bahwa pelaksanaan ANBK tingkat SD akan dilakukan pada September nanti.

Terpisah, Kepala SMPN 2 Ngasem sulistyo Wulandari mengatakan, bahwa di sekolahnya memang masih belum ada fasilitas penunjang yang lengkap. Salah satunya seperti perangkat komputer untuk pelaksanaan ANBK.

Karenanya, disdik meminjami chromebook sebanyak 10 unit. Berikutnya juga meminjang dari SMPN 1 Kunjang 9 laptop. Dan sisanya dari guru-guru.

“Rencana untuk tahap pelaksanaan tanggal 27-28. Kami kalau masih kurang nanti pinjam ke SMKN 1 Ngasem,” jelasnya sembari menyebut bahwa jaringan listrik dan internet sudah aman. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#ANBK #kediri #fasilitas #disdik kabupaten kediri #sidak #smpn 2 ngasem