Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mimpi Jadi Nyata, Dua Siswa MAN 3 Kediri Lolos Kuliah di Al-Azhar Mesir. Semangat Siswa Belajar dan Bimbingan Guru Jadi Kuncinya.

Yuni Larasati • Senin, 4 Agustus 2025 | 21:21 WIB

 

 

Photo
Photo

 

Kabupaten, JP Radar KediriSiswa madrasah mana yang tidak ingin kuliah di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir? kampus yang jadi pusat beradaban Islam itu memang jadi mimpi banyak siswa untuk melanjutkan pendidikannya. Dan, Nur Ahmad Misbakhul Munir serta Cahya Restiana Sari, siswa MAN 3 Kediri, merupakan dua anak yang beruntung yang berhasil menggapai mimpi mereka.

“Ini masih terasa seperti mimpi. Sangat haru dan bahagia,” ungkap Munir, ditemui di MAN 3 Kediri, Kamis (24/7) lalu. Ya, untuk bisa lolos seleksi dan mendapat beasiswa untuk kuliah di Al-Azhar Mesir memang bukan hal mudah. Munir juga menyadari hal tersebut.

Karenanya, sejak kelas XI, pemuda asal Desa Wonorejo, Puncu sudah membulatkan tekad untuk mengejar mimpi besarnya. Dia ingin melanjutkan kuliah ke kampus tempat para ulama besar menimba ilmu.

“Al-Azhar itu seperti kiblat ilmu agama. Saya ingin belajar dari sumbernya langsung,” lanjut pemuda yang lolos lewat jalur seleksi Kementerian Agama itu.

Tentu saja, keinginan munir tidak hanya didukung oleh dua orang tuanya. Melainkan MAN 3 mendukung penuh upaya pemuda berusia 18 tahun itu untuk mewujudkan mimpinya. Sesuai perintah Kepala MAN 3 Kediri Jamiluddin, Munir dan Cahya, serta beberapa siswa lain langsung mendapat bimbingan materi soal, percakapan Bahasa Arab, hingga diskusi Islam kontemporer.

Untuk memaksimalkan materi, bimbingan sering kali digelar di luar jam sekolah. Bahkan, beberapa guru dengan senang hati membuka rumah mereka sebagai tempat belajar tambahan bagi Munir dan Cahya.

Kerja keras Munir, Cahya, dan para guru menyiapkan tes pun membuahkan hasil. Dalam seleksi Computer Based Test (CBT) 17 Mei silam yang diikuti oleh ribuan siswa, dua anak yang mengikuti ujian dari Kediri itu dinyatakan lolos tes tulis.

Selanjutnya mereka lanjut ke tahap wawancara di Universitas Islam Negeri (UIN) Malang pada 20 Mei. Tak cukup di situ, mereka juga harus wawancara daring dengan penguji asal Kairo pada 3 Juni. “Awalnya gugup. Alhamdulillah bisa menjawab semua pertanyaan dengan baik,” kenang Munir.

Demi lolos tes, Munir memang tidak hanya memaksimalkan persiapan akademik saja. Melainkan dia membarenginya dengan ikhtiar batin. Pemuda yang memang hobi belajar itu rutin melakukan puasa Daud. “Biar hati tenang dan pikiran jernih,” paparnya.

Setelah berbagai persiapan itu, Munir pun tak kuasa menahan rasa haru dan bahagia saat dinyatakan lolos. Air matanya langsung tumpah. Bersama Cahya, mereka menjadi siswa dari Kediri yang lolos. Hasil itu sekaligus jadi tonggak sejarah bagi madrasah di Kandangan tersebut.

Jika Munir lolos lewat jalur Kementerian Agama, Cahya lolos dari jalur Markaz Tathwir. Jalur yang sangat kompetitif dan bergengsi. Sebab, dirancang khusus untuk menjaring calon mahasiswa dengan kapabilitas akademik dan keagamaan mumpuni.

“Kami bangga luar biasa. Ini bukan hanya tentang Munir atau Cahya. Ini tentang harapan baru. Bukti bahwa madrasah daerah pun mampu mencetak lulusan yang mampu bersaing di kancah internasional,” ujar Jamiluddin.

Rencananya, Munir akan mengambil jurusan Ushuluddin setelah mengikuti program persiapan bahasa di Darul Lughah, Markaz Tatwir. Dia bersama Cahya direncanakan akan berangkat ke Kairo pada November mendatang.

Prestasi Munir dan Cahya itu melengkapi prestasi yang diraih para siswa lainnya. Sebelumnya, Aulia Ahsana Nadia juga mengharumkan nama sekolah dengan meraih medali emas di Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) Brawijaya Student Competition tingkat nasional.

Terletak di ujung timur Kabupaten Kediri, MAN 3 Kediri di bawah kepemimpinan Jamiluddin yang visioner, serta dedikasi dari para guru, telah membuat madrasah tersebut mampu mencetak siswa berprestasi yang sukses bersaing di kancah nasional dan internasional. (ut)

 

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kairo mesir #kuliah #Siswa Madrasah #al azhar #Mimpi Jadi Nyata #MAN 3 KEDIRI