Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Paulus Luhur Budi Prasetya mengatakan, selama satu bulan, anak-anak akan difokuskan untuk beradaptasi dengan kehidupan asrama. Pun dengan hidup berkelompok bersama siswa lainnya dari Kota Batu.
“Nanti September baru ikut proses pendidikannya. Mereka akan dibekali laptop,” ujar Paulus.
Baca Juga: Jadi Ajang Asah Kemampuan Jelang TKA, Kepala SMP Negeri 3 Pare Dukung Siswa Mengikuti KKA
Dalam proses adaptasi itu, siswa juga akan dilatih membiasakan hidup mandiri. Di antaranya seperti mencuci pakaian sendiri hingga bekerja sama melaksanakan tugas domestik di asrama.
“Nanti ada piket, misal piket mencuci piring. Terus belajar hidup berkelompok. Kemudian membiasakan ibadah seperti bangun pagi dibiasakan ibadah bersama, dan sebagainya,” urai Paulus.
Baca Juga: Jadi Juara Nasional, Siswa SMK Kartanegara Wates Kediri Raih Emas di LKS Bidang Welding 2025
Membiasakan diri dengan kehidupan berkelompok menurutnya penting. Sebab, selama di sekolah rakyat siswa akan tinggal dalam asrama bersama siswa lainnya dari daerah lain. Dengan demikian, siswa perlu membiasakan diri dengan dinamika hidup berkelompok.
“Harus ada penyesuaian juga. Karena mungkin mereka terbiasa dengan kehidupan di keluarga tidak mampu, di sini (sekolah rakyat, Red) semua fasilitasnya tercukupi dan bagus-bagus. Jadi itu yang mungkin perlu adaptasi,” tandas Paulus.
Baca Juga: Sertifikat Kompetisi Kompetensi Akademik Jadi Tambahan Portofolio Siswa
Seperti diberitakan, Kota Kediri mendapat kesempatan mengisi kuota SRMP yang berada di Kota Batu. Syaratnya, calon siswa SR di fasilitas milik Dinas Sosial Provinsi Jatim itu harus anak yang masuk kelompok desil 1 dan desil 2 dalam data terpadu sosial ekonomi nasional (DTSEN).
Menindaklanjuti tawaran itu, Dinsos Kota Kediri melakukan penjaringan dan seleksi calon siswa. Hasilnya, didapatkan 18 calon siswa SR. Yang kemudian divalidasi melalui rapat pleno dengan Dinsos Jatim. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan memenuhi kriteria untuk menjadi siswa SRMP 14 di Kota Batu. Jumat (1/8) lalu, anak-anak itu diantarkan oleh Pemerintah Kota Kediri menuju fasilitas sekolah gratis itu bersama orang tua atau wali siswa.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.