Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sertifikat Kompetisi Kompetensi Akademik Jadi Tambahan Portofolio Siswa

Hilda Nurmala Risani • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 17:02 WIB

GAYENG: Kepala Disdik Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin saat berbincang dengan siswa dari SMPN 1 Plosoklaten.
GAYENG: Kepala Disdik Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin saat berbincang dengan siswa dari SMPN 1 Plosoklaten.
KEDIRI,JP Radar Kediri– Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) yang dihelat oleh Jawa Pos Radar Kediri bersama LBB Neutron Yogyakarta memberikan banyak benefit. Sertifikat hasil KKA ini bisa menjadi tambahan sebagai portofolio siswa. 

Ketua Panitia Kompetisi Kompetensi Akademik Radar Kediri 2025 Endro Purwito mengatakan, sertifikat ini bisa digunakan sebagai portofolio pendamping sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA). 

Baca Juga: Jadi Juara Nasional, Siswa SMK Kartanegara Wates Kediri Raih Emas di LKS Bidang Welding 2025

Sebab Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten dan Kota Kediri, Cabang Dinas Pendidikan pun ikut memberi support. “Ini karena KKA merupakan kegiatan positif dan bisa memberi edukatif,” ujar pria yang kerap Endro itu. 

Sertifikat KKA ini bisa menunjukkan kemampuan, keterampilan, dan pencapaian yang telah didapat siswa. Pemerintah memberlakukan TKA mulai tahun ini. Tes kemampuan akademik ini berbeda dengan ujian sekolah biasa. Karena akan menjadi tolok ukur kemampuan siswa memahami bacaan, bernalar, dan menyelesaikan masalah.

Baca Juga: Mahasiswa Dampingi Warga Tambak Wedi, UMKM Lokal Siap Naik Kelas

Menurut Endro sedikitnya ada empat benefit yang akan diperoleh sekolah ketika mengikutsertakan siswanya dalam kompetisi akademik. Yang pertama, sebagai standarisasi dan alat ukur capaian akademik. Maksudnya adalah soal yang disajikan sesuai dengan aturan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 

Kedua, dapat digunakan untuk memetakan kemampuan dan kualitas siswa. Ketiga, memberikan gambaran efektivitas pembelajaran yang dilakukan oleh siswa. Keempat, sebagai bahan evaluasi sekolah untuk mengambil langkah tindak lanjutnya.

Baca Juga: Ini Alasan Disdik Tetap Akan Selenggarakan Festival Pelepasan Siswa Tahun Depan

Sejalan dengan pernyataan di atas, Kepala SMAN 1 Kota Kediri Arif Syah Putra setuju jika TKA ini sebagai tolok ukur kompetensi siswa yang sesungguhnya. Sebab hasil nilai yang diperoleh bersifat murni. Tidak ada katrol seperti nilai rapor.

“Kalau TKA ini kan benar-benar nilai murni. Itulah yang menggambarkan potret siswa aslinya. Yang cerdas akan terlihat cerdas. Berlaku juga sebaliknya,” imbuhnya.

Baca Juga: KKA Jadi Wadah untuk Memperkuat Kemampuan Numerasi 

Maka dari itu, TKA ini harus dipersiapkan secara maksimal. Itu agar nilai yang diperoleh bisa optimal. Nantinya nilai dalam TKA akan menjadi pembanding dari nilai rapor masing-masing siswa

Seperti yang diberitakan, Kompetisi Akademik terbuka untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA dari wilayah eks Karesidenan Kediri. Meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga: Jadi Pusat Pembinaan Akhlak dan Pembentukan Karakter Siswa. SMA Negeri 1 Mojo Resmikan Bangunan Masjid Zul Hidayat.

Pendaftaran dibuka hingga 15 Agustus 2025 melalui situs rkomnibus.com. Babak penyisihan Kompetisi Kompetensi Akademik 2025 akan digelar bertahap mulai awal September mendatang.

 

 

Editor : rekian
#Cabang Dinas Pendidikan #kediri #portofolio #Kompetisi Kompetensi Akademik #sertifikat