Ketua Panitia Kompetisi Kompetensi Akademik Radar Kediri 2025 Endro Purwito mengatakan, sertifikat ini bisa digunakan sebagai portofolio pendamping sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Baca Juga: Jadi Juara Nasional, Siswa SMK Kartanegara Wates Kediri Raih Emas di LKS Bidang Welding 2025
Sebab Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten dan Kota Kediri, Cabang Dinas Pendidikan pun ikut memberi support. “Ini karena KKA merupakan kegiatan positif dan bisa memberi edukatif,” ujar pria yang kerap Endro itu.
Sertifikat KKA ini bisa menunjukkan kemampuan, keterampilan, dan pencapaian yang telah didapat siswa. Pemerintah memberlakukan TKA mulai tahun ini. Tes kemampuan akademik ini berbeda dengan ujian sekolah biasa. Karena akan menjadi tolok ukur kemampuan siswa memahami bacaan, bernalar, dan menyelesaikan masalah.
Baca Juga: Mahasiswa Dampingi Warga Tambak Wedi, UMKM Lokal Siap Naik Kelas
Menurut Endro sedikitnya ada empat benefit yang akan diperoleh sekolah ketika mengikutsertakan siswanya dalam kompetisi akademik. Yang pertama, sebagai standarisasi dan alat ukur capaian akademik. Maksudnya adalah soal yang disajikan sesuai dengan aturan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Kedua, dapat digunakan untuk memetakan kemampuan dan kualitas siswa. Ketiga, memberikan gambaran efektivitas pembelajaran yang dilakukan oleh siswa. Keempat, sebagai bahan evaluasi sekolah untuk mengambil langkah tindak lanjutnya.
Baca Juga: Ini Alasan Disdik Tetap Akan Selenggarakan Festival Pelepasan Siswa Tahun Depan
Sejalan dengan pernyataan di atas, Kepala SMAN 1 Kota Kediri Arif Syah Putra setuju jika TKA ini sebagai tolok ukur kompetensi siswa yang sesungguhnya. Sebab hasil nilai yang diperoleh bersifat murni. Tidak ada katrol seperti nilai rapor.
“Kalau TKA ini kan benar-benar nilai murni. Itulah yang menggambarkan potret siswa aslinya. Yang cerdas akan terlihat cerdas. Berlaku juga sebaliknya,” imbuhnya.
Baca Juga: KKA Jadi Wadah untuk Memperkuat Kemampuan Numerasi
Maka dari itu, TKA ini harus dipersiapkan secara maksimal. Itu agar nilai yang diperoleh bisa optimal. Nantinya nilai dalam TKA akan menjadi pembanding dari nilai rapor masing-masing siswa
Seperti yang diberitakan, Kompetisi Akademik terbuka untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA dari wilayah eks Karesidenan Kediri. Meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Trenggalek.
Pendaftaran dibuka hingga 15 Agustus 2025 melalui situs rkomnibus.com. Babak penyisihan Kompetisi Kompetensi Akademik 2025 akan digelar bertahap mulai awal September mendatang.
Editor : rekian