Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Siswa Madrasah Siap Berlaga di KKA 2025, Panitia Paparkan Pelaksanaan Teknis saat KKM Kemenag

Redaksi Radar Kediri • Selasa, 29 Juli 2025 | 16:30 WIB

 

PROGRAM EDUKATIF: Manager Pemasaran JP Radar Kediri Heri Muda Setiawan menyampaikan teknis pelaksanaan KKA JPRK-LBB Neutron di meeting room Kemenag Kabupaten Kediri kemarin.   
PROGRAM EDUKATIF: Manager Pemasaran JP Radar Kediri Heri Muda Setiawan menyampaikan teknis pelaksanaan KKA JPRK-LBB Neutron di meeting room Kemenag Kabupaten Kediri kemarin.  
KEDIRI, JP Radar Kediri– Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) Jawa Pos Radar Kediri mendapat respons positif Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri. Tim panitia memaparkan teknis pelaksanaannya di meeting room kantor kemenag kemarin (28/7). Acara diikuti kepala madrasah (ibtidaiyah, tsanawiyah, dan aliyah) yang tergabung kelompok kerja madrasah (KKM).

“Peserta kompetisi kompetensi akademik adalah semua pelajar. Baik dari sekolah dasar/menengah maupun siswa madrasah. Mulai MI, MTs, serta MA,” papar Manager Pemasaran JP Radar Kediri Heri Muda Setiawan yang juga koordinator tim panitia KKA 2025.

Baca Juga: Belasan Anak Kota Kediri Dikirim ke Sekolah Rakyat di Kota Batu, Dilepas Wali Kota Vinanda

Pada KKA 2024, dia mengungkapkan, siswa madrasah tak sekadar jadi peserta. Banyak yang lolos hingga grand final. “Bahkan ada yang jadi juara. Tahun lalu, MTsN 3 Kediri jadi juara 2 dan MIS Muhammadiyah 1 Pare juara 3,” ujar Heri.

Tahun ini, mata pelajaran (mapel) yang diujikan dalam KKA sesuai standar tes kemampuan akademik (TKA) yang diberlakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai November 2025. Mapel untuk SD/MI dan SMP/MTs adalah matematika dan bahasa Indonesia. “Satu paket soal berisi dua mapel. Jika total ada 60 soal, tiap peserta akan mengerjakan 30 soal matematika dan 30 bahasa Indonesia,” terang Heri.

Baca Juga: Dukung Siswa Wujudkan Cita-Cita Cabdin Kediri dan DWP Safari Muharam ke Wates

Sedangkan untuk SMA/SMK/MA, mapelnya adalah matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan mapel pilihan. Soal mapel pilihan, lanjut Heri, sesuai jurusan yang dipilih. Pengerjaan soal babak penyisihan secara online. Peserta mengerjakannya melalui telepon seluler (ponsel) atau laptop. “Tempat pelaksanaan di madrasah atau sekolah masing-masing peserta,” imbuhnya.

Kepala MAN 3 Kediri Jamiluddin meminta panitia KKA memperhatikan waktu pelaksanaan kompetisi. Pasalnya, tahun ini TKA untuk tingkat MA maupun SMA/SMK bakal dimulai November 2025. Ia juga berharap, ada kisi-kisi materi yang diujikan kepada peserta.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Beri Pesan Menyentuh saat Melepas Belasan Calon Murid Sekolah Rakyat di Kota Batu

Kemarin, tim panitia membagikan brosur dan poster KKA kepada kepala madrasah. Media ini dapat dipajang di majalah dinding (mading) madrasah. Kepala MIN 2 Kediri Imam Sururi mengatakan, telah menginformasikan program KKA tersebut melalui grupmadrasah ibtidaiyah. “Sudah langsung saya sampaikan. Ini kegiatan edukatif pasti banyak diminati,” tuturnya.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kemenag Kabupaten Kediri Abdullah Rosyad menambahkan, mendukung kegiatan KKA yang diadakan JP Radar Kediri bersama LBB Neutron. Apalagi, para siswa madrasah akan mengikuti TKA. “Harapannya, kompetisi akademik ini bisa meningkatkan semangat belajar dan menambah kesiapan menghadapi TKA,” urainya. 

Baca Juga: Dewan Sambut Positif Tes Kompetensi Akademik, Begini Penjelasannya

Sebelumnya, Kepala Kemenag Kabupaten Kediri Achmad Faiz menilai KKA merupakan ajang positif untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa. Apalagi TKA telah diberlakukan. Sehingga kompetisi akademik bisa menjadi sarana latihan sekaligus alat ukur kompetensi siswa. Melalui KKA siswa madrasah di Kabupaten Kediri diharapkan bisa meningkatkan kompetensinya. 

Hal itu sejalan dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri A. Zamroni. Dia menyebut ajang kompetisi ini bisa dipakai untuk mengetahui kemampuan siswanya. KKA bisa menjadi acuan untuk menentukan jenjang yang lebih tinggi. "Semakin banyak referensi pengerjaan soal maka semakin bertambah pengetahuan yang dimiliki siswa," terangnya.

Zamroni menyebutkan, ajang ini juga bisa menjadi salah satu kegiatan yang dapat melatih mental siswa madrasah. Dengan ikut kompetisi ini, siswa harus siap dengan hasil akademik yang diraihnya. 

Baca Juga: Kepala Kemenag Kabupaten Kediri Sambut Positif Kompetisi Kompetensi Akademik, Ini Harapannya

Jika hasilnya bagus maka akan memacu semangat untuk terus meningkatkan pencapaian. Sebaliknya jika hasilnya masih buruk mereka tidak boleh berputus asa. Harus terus bersemangat meraih yang terbaik. 

"Kompetisi Kompetensi Akademik ini sangat penting untuk persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Jika kompetensi siswa tinggi maka kualitas siswa madrasah juga semakin baik, " pungkasnya.

Baca Juga: Informasi Lengkap Kompetisi Kompetensi Akademik Radar Kediri 2025

Seperti diberitakan, KKA terbuka untuk siswa kelas 5 dan 6 SD/MI, kelas 8 dan 9 SMP/MTs, dan kelas 11 dan 12 SMA/SMK/MA. Peserta dibagi tiga region dengan 7 daerah se-eks Karesidenan Kediri. Region 1 Kota dan Kabupaten Kediri. Region 2 Kabupaten Nganjuk, Kota dan Kabupaten Blitar. Region 3 Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek.

Pendaftaran masih dibuka hingga 15 Agustus 2025 melalui website rkomnibus.com. Babak penyisihan KKA 2025 digelar secara bertahap mulai awal September mendatang. 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

 

 

 

 

Editor : rekian
#kabupaten kediri #kompetensi akademik #kediri #KKA #Siswa Madrasah #tka #Kemenag #teknis #kota kediri