JP Radar Kediri- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menekankan pentingnya edukasi terkait seks bebas di MPLS. Demikian pula edukasi tentang bullying.
Menurutnya edukasi seks bebas kerap kali disepelekan. Namun, hal itu justru banyak membuat anak-anak terjerumus.
Di usia remaja, seperti usia SMP atau SMA, banyak terjerat seks bebas. Hal itu yang membuat miris Dhito.
“Nanti saya tekankan pada seluruh kepala sekolah yang ada (untuk edukasi seks bebas dan bullying, Red),” ungkap Dhito.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin melanjutkan, di MPLS ini akan ditekankan beberapa hal. Yaitu tentang nilai-nilai kekompakan dan nilai-nilai karakter.
“Kemudian dilaksanakan dalam kondisi yang menyenangkan, menggembirakan dan mempertebal keimanan,” tuturnya.
Muhsin juga mengingatkan sekolah agar menghindari perploncoan. Serta kegiatan yang tidak menyenangkan.
Kepala Disdik itu juga mengingatkan agar semua sekolah mematuhi. Jika ada sekolah yang melanggar, disdik akan memberi sanksi.
“Ketika ada indikasi melanggar akan dilakukan evaluasi kemudian kita langsung melihat ada tidaknya pelanggaran,” tegas Muhsin.
Dia meminta masyarakat yang mengetahui adanya perploncoan dan sejenisnya agar segera melapor. Salah satunya bisa melalui HaloMasbup atau media sosial dinas pendidikan. (*)
Editor : Mahfud