Kegiatan ini dilakukan untuk membantu menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan pangan.
Beberapa program yang dijalankan antara lain membuat lubang biopori di pekarangan rumah warga untuk mencegah genangan air saat hujan dan menjaga kesuburan tanah.
Selain itu, mereka juga mengajari warga cara membuat pupuk organik cair (POC) dari limbah ikan yang biasa dihasilkan warga sekitar.
Limbah ikan yang biasanya menimbulkan bau, kini bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman.
Mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur ini juga ikut membantu kelompok tani “Nandur Makmur” dalam menanam bibit jagung di lahan milik Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Baca Juga: KKN Jadi Pilar Kolaborasi Mahasiswa dan Warga, Dorong Ekonomi dan Lingkungan Lebih Baik
Kegiatan ini mendukung program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh Polda Jawa Timur.
“Harapan kami, kegiatan biopori dan POC bisa membantu warga mengelola lingkungan sekitar. Sedangkan penanaman jagung ini menjadi bentuk dukungan kecil kami terhadap ketahanan pangan,” ujar salah satu mahasiswa yang menjadi penanggung jawab kegiatan pertanian.
Warga dan kelompok tani menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka tampak antusias mengikuti pembuatan biopori, pengolahan pupuk cair, hingga penanaman jagung.
Diharapkan kegiatan ini memberi dampak positif bagi lingkungan dan ketahanan pangan di Tambak Wedi.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira