Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gunakan Gedung BPKASN, Ini Progres Persiapan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Minggu, 29 Juni 2025 | 17:35 WIB

Gedung BPKASN yang akan jadi lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri.
Gedung BPKASN yang akan jadi lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri.
 

 

JP Radar Kediri-Pemkab Kediri terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kediri. Salah satunya, rehabilitasi Balai Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (BPKASN).

Gedung itu akan jadi tempat pembelajaran Sekolah Rakyat di Bumi Panjalu. Kondisinya  hampir rampung hingga akhir Juni ini. Pemkab menargetkan rehab tuntas paling lambat 2 Juli nanti.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, sejumlah pekerjaan perbaikan yang dilakukan di sana sudah selesai. Misalnya, penambalan bangunan yang retak-retak. Demikian pula pembangunan tempat laundry dan jemuran siswa.

“Jemuran dan laundry sudah selesai semua,” ungkapnya.

Bagaimana dengan bangku dan kelengkapan pembelajaran lainnya? Ari menyebut, meja, kursi, dan papan tulis untuk perlengkapan belajar anak-anak sudah mulai berdatangan. Dia memprediksi pada akhir Juni ini semuanya sudah siap.

Karenanya, proses rehabilitasi BPKASN juga ditargetkan bisa selesai semua pada 2 Juli nanti. Sehingga, kegiatan belajar-mengajar yang akan dimulai pada pertengahan Julin anti tidak terhambat.

“Dari pihak yang membangun Insya Allah menyanggupi tanggal 2 Juli bisa selesai,” jelasnya.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Noor Rokhayati menambahkan, progres rehab gedung itu sudah mencapai sekitar 90 persen. Dia optimistis pada awal Juli nanti pekerjaannya itu bisa rampung.

“Insya Allah target proyek tanggal 2 Juli,” terangnya.

Lebih jauh Noor menyebut proyek fisik di BKASN sudah selesai semua. Saat ini tinggal menyelesaikan tahap finishing saja. Misalnya pemasangan instalasi air pada bangunan laundry. Kemudian, menunggu kelengkapan sarana dan prasarana mebeler yang masih proses pengiriman. Misalnya meja dan kursi siswa, papan tulis, hingga kursi guru.

“Kalau meja guru sudah datang,” jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) datang ke BPKASN untuk mengecek kelengkapan sarana dan prasarana di sana pada awal Juni lalu. Mereka memberi beberapa catatan yang harus dilengkapi. Salah satunya penambahan (closed circuit television) CCTV di ruang kelas.

Bagaimana dengan penambahan CCTV di dalam kelas? Noor menyebut CCTV sudah dipasang di setiap kelas. Demikian pula beberapa permintaan sarpras lainnya juga sudah dipenuhi.

Seperti diberitakan, siswa SMA SR tidak akan menempati BPKASN dalam waktu lama. Nantinya mereka akan menempati gedung permanen SR di Desa Plosokidul, Plosoklaten. Sedikitnya ada lahan seluas sekitar tujuh hektare yang akan dibangun menjadi kompleks sekolah di sana.

Terkait kapan dimulainya proyek fisik, Pemkab Kediri masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Sebelumnya tim dari pusat juga sudah melakukan pengukuran topografi. Namun, masih diperlukan serangkaian pengecekan lanjutan.

Termasuk terkait pemasangan patok untuk titik yang akan dibangun. “Ini berprogres, sesuai arahannya kementerian karena anggaran sepenuhnya dari sana. Jadi kami menunggu langkahnya seperti apa,” tandasnya. (*)

 

 

 

Editor : Mahfud
#Sekolah Rakyat #renovasi