Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Lulusan SD di Kabupaten Kediri Harus Berjuang di SPMB Tahap II, Bagaimana Peluangnya?

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Minggu, 29 Juni 2025 | 17:15 WIB
Ilustrasi SPMB
Ilustrasi SPMB

JP Radar Kediri-Tak hanya  ratusan pendaftar SMA negeri yang harap-harap cemas menunggu pemenuhan kuota pagu sekolah dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap III. Ada juga ribuan lulusan sekolah dasar yang juga harus kembali berjuang di SPMB tahap II di wilayah Kabupaten Kediri.

Sama seperti di level SMA, persaingan juga akan berlangsung ketat. Sesuai pengumuman Sabtu (28/6), ada 2.147 siswa yang harus kembali mendaftar lewat beberapa jalur yang tersisa.

Untuk diketahui, di SPMB tahap I siswa mendaftar ke sekolah lewat jalur prestasi dan jalur afirmasi. Di SPMB tahap II nanti, siswa harus kembali berebut pagu menggunakan jalur domisili dan mutasi.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin mengatakan, jumlah pendaftar di SPMB tahap I Kabupaten Kediri sebanyak 10.093 siswa.

"Jumlah pendaftar terverifikasi mencapai 9.836 siswa,” kata Muhsin sembari menyebut 252 siswa lainnya tidak diverifikasi karena beberapa sebab.

Dari ribuan siswa yang terverifikasi tersebut, ada 7.689 siswa yang diterima. Karenanya, 2.147 siswa lainnya masih harus berjuang kembali di SPMB tahap II. Muhsin meminta ribuan anak tersebut tidak perlu risau meski belum mendapat sekolah. Sebab, di SPMB tahap II masih ada kuota hingga ribuan bangku.

Khusus untuk kuota jalur domisili saja ada 6.014 bangku. Selebihnya siswa juga bisa memenuhi kuota jalur mutasi di sekolah yang belum terisi penuh.

“Yang belum terisi (penuh, Red) akan kembali dibuka tahap kedua,” lanjutnya.

Terkait mekanisme pendaftaran siswa di SPMB tahap II, menurut Muhsin siswa yang sudah mendaftar di SPMB tahap I bisa kembali mendatangi sekolah. Selanjutnya mereka bisa mendaftar kembali dan pindah jalur. Setelah itu, siswa tinggal menunggu pengumuman tahap II.

Untuk diketahui, di jalur domisili ini kuotanya mencapai 40 persen dari total pagu sekolah. Pendaftaran dibuka mulai 30 Juni hingga 2 Juli. Selanjutnya pengumuman akan disampaikan pada 5 Juli nanti. Bagi yang lolos, bisa melakukan daftar ulang pada 7-9 Juli.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, akhir minggu ini sekolah mulai menyiapkan SPMB jalur domisili yang dibuka Senin lusa. Sekolah juga mengantisipasi kemungkinan adanya manipulasi persyaratan dalam SPMB.

Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Ngasem Khoirul Anwarudin mengatakan, untuk menghindari adanya manipulasi lokasi rumah, panitia akan lebih teliti lagi dalam mengecek berkas persyaratan. Terutama saat mengecek titik koordinat rumah siswa.

Panitia juga akan mengecek kartu keluarga (KK) siswa dengan teliti.

“Misalnya tidak genap setahun maka perlu dicek lagi. Termasuk diminta untuk menunjukkan KK lama dengan foto kopinya,” jelas Khoirul sembari menyebut panitia akan mengantisipasi agar jangan sampai anak yang jarak rumahnya lebih dekat justru tidak diterima di sana. (*)

 

Editor : Mahfud
#kabupaten kediri #sisa kuota #SPMB SMP