Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Disorot karena Prestasi, Dicibir karena Penampilan, Ini Sosok Zahran Nizar, Peserta CoC yang Jadi Korban Cyberbullying

Internship Radar Kediri • Selasa, 24 Juni 2025 | 00:48 WIB
Zahran Nizar Fadhlan Peserta CoC Season 2 batch 1
Zahran Nizar Fadhlan Peserta CoC Season 2 batch 1

JP Radar Kediri - Namanya tengah viral di media sosial, Zahran Nizar Fadhlan, bukan karena sensasi, melainkan karena prestasinya yang luar biasa justru disambut dengan cibiran netizen.

Sosoknya kini tengah menjadi sorotan publik lantaran unggahannya di sebuah aplikasi media sosial mengenai dirinya yang sedang mengikuti ajang kompetesi pendidikan ternama di Indonesia. Zahran seharusnya menjadi contoh inspiratif bagi generasi muda.

Namun, kecermelangan akademiknya justru tak sebanding dengan perlakuan yang ia terima di media sosial.

Bukan karena kurangnya prestasi yang ia puya dibandingkan dengan peserta lain, melainkan karena penampilannya yang tak sesuai dengan standar fisik ideal yang disematkan oleh netizen. Lantas, siapakah sosok berprestasi ini?

Zahran adalah seorang peserta Clash of Champions Season 2 yang berasal dari Bandung dan merupakan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memiliki IPK 3,9. Mahasiswa ITB yang akrab disapa Zahran tersebut merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Dirgantara.

Jurusan ini bukan lah sembarang jurusan, Teknik Dirgantara merupakan cabang ilmu Teknik yang mempelajari tentang pengoperasian pesawat terbang dan wahana antariksa atau bisa dibilang jurusan ini mempelajari mata pelajaran Fisika dan Astronomi.

Ternyata prosesnya menjadi mahasiswa berprestasi berawal dari hobinya menonton YouTube. Namun, bukan sembarang video yang ia tonton, ia gemar menonton video tentang ilmu Astronomi dan Fisika.

Dengan awal tersebut, ia jadi menggemari kedua mata pelajaran itu. Sampai-sampai ia berhasil menjadi juara OSN SMA/MA bidang Fisika tahun 2023.

Tidak kaleng-kaleng, dalam dua tahun kebelakang, Zahran juga telah menjuarai dua kejuaraaan internasional di bidang yang berbeda, yaitu Astronomi dan Fisika lagi.

Di tahun 2023, ia pernah meraih Bronze Medal pada Internasional Olympiad on Astronomy and Astrophysics di Chorzow, Polandia. Serta pada tahun 2024, ia membawa pulang Silver Medal di International Physics Olympiad di Iran. 

Zahran bukan sekadar mahasiswa berprestasi, ia adalah bukti nyata bahwa isi kepala jauh lebih berharga dari standar fisik yang dibentuk oleh netizen Indonesia. Alih-alih mencibir, lebih baik kita belajar lebih banyak darinya.

Penulis: Marta Mahasiswa Magang UIN Sunan Ampel Surabaya

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Jauhar Yohanis
#COC Ruang Guru #Teknik dirgantara #itb #astronomi #Clash of Champions #fisika