JP Radar Kediri-Setelah pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap I SMA/SMK ditutup Selasa malam (17/6), sekolah mulai bergerilya memverifikasi berkas siswa. Termasuk ratusan lembar dokumen prestasi yang dilampirkan.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, panitia SPMB di masing-masing sekolah mencermati satu per satu berkas yang dilampirkan siswa. Panitia memverifikasi dokumen hasil lomba berdasar situs kurasi prestasi di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Di SMAN 2 Kediri, ada 121 pendaftar jalur prestasi hasil lomba. Rinciannya, 82 pendaftar jalur prestasi lomba nonakademik dan 39 pendaftar prestasi lomba akademik.
“Untuk jalur akademik itu nanti diambil dua persen. Yang nonakademik diambil tiga persen (dari pagu sekolah, Red),” ujar Waka Kesiswaan SMA Negeri 2 Kediri Supriyono.
Meski syarat-syaratnya sudah dibeberkan dalam petunjuk teknis (juknis), ternyata masih banyak ditemukan dokumen yang tidak sesuai. Di antaranya, prestasi hasil lomba yang belum terkurasi Puspresnas.
Bahkan, menurut Supriyono juga ada siswa yang melampirkan piagam peringkat atau ranking kelas. Di situ, calon siswa berusaha menunjukkan prestasinya sebagai ranking 1 di kelasnya.
Selebihnya, pendaftar jalur prestasi memilih memaksimalkan peluang dengan melampirkan semua jenis bukti prestasi. Bahkan, ada yang sampai melampirkan 15 dokumen prestasi. Namun, setelah dicek ternyata tidak semuanya memenuhi syarat prestasi yang terdaftar di Puspresnas.
“Bisa jadi yang terkurasi mungkin hanya dua atau tiga. Jadi nggak semuanya. Kalaupun misal hanya mengajukan tiga saja tapi semua ada di kurasinya (Puspresnas) ya dapat nilai semua,” urainya ditemui di SMAN 2 Kediri kemarin.
Sekolah Verifikasi Ratusan Dokumen Prestasi SPMB
Meski banyak berkas yang tidak memenuhi syarat, menurut Supriyono verifikasi tetap dilakukan secara detail. Satu per satu berkas prestasi pendaftar dicek oleh total tujuh operator. Setelah hasil verifikasi diunggah, SPMB tahap I akan diumumkan hasilnya pada Jumat (20/6) besok.
Meski pengumuman baru dilakukan besok, dipastikan ada ribuan pendaftar SPMB Tahap I SMA/SMK di Kota Kediri yang terlempar. Sebab, jumlah pendaftar membeludak di seluruh jalur.
Di tahap I ini, jalur pendaftaran yang dibuka meliputi afirmasi keluarga tidak mampu, anak buruh, disabilitas. Kemudian, jalur prestasi hasil lomba akademik dan non-akademik, serta mutasi orang tua/wali.
Meski ada ribuan yang terlempar dari SPMB tahap I, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jatim Wilayah Kediri menekankan agar siswa yang belum lolos tidak khawatir. Sebab, masih ada tahap II – IV yang akan dibuka secara bertahap.
“Selama anak itu belum diterima, masih bisa mengikuti tahap yang berikutnya,” ungkap Kasi SMA dan PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kediri Chairul Effendi.
Berikut daftar prestasi yang bisa diajukan dalam SPMB 2025
- Prestasi Hasil Lomba Bidang Akademik:
- Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau Kompetisi Sains Nasional (KSN).
- Olimpiade Literasi Siswa Nasional (OLSN)
- Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)
- Kompetisi Sains Madrasah (KSM)
- Kompetisi Robotika
- Lomba bidang akademik lainnya.
- Prestasi Hasil Lomba Bidang Non-akademik:
- Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
- Gala Siswa Indonesia (GSI)
- Ajang Kompetensi Seni dan Olahraga
- Madrasah (AKSIOMA);
- Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN);
- Pekan Olahraga Nasional (PON);
- Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV);
- Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS);
- Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL);
- Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA);
- Paragames Olahraga Nasional. (*)
Editor : Mahfud