JP Radar Kediri - Dunia pendidikan kembali membuat gebrakan. Mulai tahun ajaran 2025/2026, game populer Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) resmi masuk sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah Kota Surabaya.
Baca Juga: Mau Kuliah Hukum di Surabaya? Ini 5 Kampus Terbaik yang Bisa Kamu Pilih
Kebijakan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Moonton, pengembang MLBB. Program yang dinamakan MLBB Teacher Ambassador tersebut sudah melatih sekitar 300 guru untuk mendampingi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler berbasis gim daring.
Dilansir dari Jawa Pos, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Surabaya, Tri Endang Kustianingsih, menjelaskan bahwa kehadiran Mobile Legends sebagai ekstrakurikuler diharapkan bisa menjadi media pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan. “Game ini dapat mengasah kerja sama, komunikasi, hingga strategi,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Counter Hero Granger Mobile Legends, Gak Perlu Ketakutan Lagi di Gold Lane!
Langkah ini juga dinilai sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang mulai mengintegrasikan kurikulum berbasis kecerdasan buatan (AI), dan coding yang tengah dikembangkan oleh Kemendikbudristek, yang mengharapkan dapat membantu sekolah-sekolah di Surabaya beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Meski begitu, sejumlah pakar memberi catatan. Lukman Hakim, pakar IT dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, menilai langkah ini inovatif, namun perlu pendampingan yang serius. “Harus ada kontrol agar tidak memicu kecanduan dan tetap memperhatikan etika digital,” ungkapnya.
Program ini dirancang tidak hanya fokus pada bermain, tetapi juga membuka peluang bagi siswa untuk mengenal industri gim dan teknologi secara lebih dalam.
Baca Juga: Inilah Para Jawara School Contest XVI: Juara Game Online Punya Modal Pengalaman Bertanding
Dengan kebijakan ini, Surabaya menjadi kota pertama di Indonesia yang secara resmi mengadopsi Mobile Legends sebagai ekstrakurikuler sekolah.
Editor : Jauhar Yohanis