Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hanya 3 SMA di Kediri yang Dapat Tambahan Kuota Masuk Kampus Negeri Lewat Jalur SNBP

Ayu Ismawati • Rabu, 15 Januari 2025 | 16:17 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri- Tambahan kuota eligible atau siswa yang bisa mendaftar ke universitas negeri lewat jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), tidak bisa dimaksimalkan oleh sekolah di Kediri.

Hingga kemarin (14/1), hanya tiga sekolah yang berhasil mendapat tambahan kuota. Sisanya, harus puas dengan jatah sebesar 40 persen untuk sekolah akreditasi A.

Untuk diketahui, agar mendapat tambahan kuota eligible sebesar lima persen, sekolah harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Di antaranya, harus menyinkronkan E-Rapor dengan nilai di Data Pokok Kependidikan (Dapodik)

Agaknya, banyak sekolah yang terkendala teknis saat memproses E-Rapor. Sehingga, mereka gagal mendapat tambahan kuota SNBP tahun ini.

Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Provinsi Jatim Wilayah Kediri Chairul Effendi mengatakan, sekolah memang baru akan  mendapat tambahan kuota eligible lima persen setelah data E-Rapor mereka sinkron dengan Dapodik.

“Setelah sinkron akan dapat tambahan kuota eligible SNBP sebesar lima persen,” ungkap Chairul.

Dengan aturan baru itu, sekolah akreditasi A yang mendapat kuota 40 persen bisa bertambah kuotanya menjadi 45 persen.

Kemudian, akreditasi B yang semula 25 persen bisa mendapat 30 persen. Sedangkan akreditasi C yang semula hanya lima persen bisa mendapat 10 persen. Praktis, peluang siswa bisa bersaing di jalur SNBP semakin besar.

Lebih jauh Chairul menyebut, sejak jauh-jauh hari pihaknya sudah menegaskan agar proses pengisian pangkalan data sekolah (PPDS) dilakukan dengan teliti. Terutama, memastikan nilai yang di-input sudah sesuai dengan nilai rapor.

“Karena kalau salah, nanti bisa dikira penipuan. Misal siswa diterima, terus dicek ternyata nggak sama antara nilai yang diunggah di PDSS dengan nilai rapor,” lanjut Chairul sembari menyebut selain penerimaan di universitas dibatalkan, sekolah juga akan kena sanksi.

Pantauan koran ini di situs referensi data kemdikbud, belum semua lembaga SMA/sederajat melengkapi pengisian E-Rapor mereka.

Untuk SMA negeri baru ada tiga lembaga yang dinyatakan lengkap. Yaitu, SMAN 5 Taruna Brawijaya, SMAN 6 Kota Kediri, serta SMAN 8 Kota Kediri.

Sisanya, belum melakukan sinkronisasi nilai lima semester di E-Rapor. Beberapa lembaga pendidikan bahkan masih kosong alias belum mengisi E-Rapor mereka sama sekali.

Dengan data nilai di data pokok pendidikan (dapodik) dan E-Rapor yang belum sinkron di beberapa sekolah itu, praktis mereka tidak mendapat kuota tambahan eligible lima persen.

Sementara itu, di luar tambahan kuota eligible yang didapat sekolah, sejak Senin (13/1) sore siswa kelas XII sudah mulai melakukan registrasi akun seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB). Akun tersebut nantinya akan digunakan untuk mengikuti SNBP.

Hingga kemarin, banyak siswa yang terkendala password email saat melakukan registrasi. Hal tersebut diakui oleh Guru Bimbingan Konseling (BK) SMAN 7 Kota Kediri Ayu Febri Eka Putri. 

“Anak-anak suka lupa password login email masing-masing. Kan nggak bisa pakai akun belajar, pakainya Gmail,” ungkap Ayu sembari menyebut siswa harus melakukan registrasi mandiri.

Meski demikian, menurut Ayu biasanya guru BK mendampingi siswa yang terkendala.

Salah satu solusinya, mereka diminta membuat email baru agar bisa melakukan registrasi hingga 18 Februari mendatang.

Terkait kuota eligible, Ayu mengakui jika SMAN 7 termasuk salah satu sekolah yang tidak mendapat tambahan kuota lima persen.

Hingga kemarin menurutnya pihak sekolah masih memproses data calon siswa eligible.

“Mungkin beberapa sekolah sudah pengumuman, tapi sekolah kita (SMAN 7, Red) belum. Masih digodok,” jelasnya sembari menyebut penentuan siswa eligible menjadi kewenangan masing-masing sekolah. 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #eligible #kampus negeri #Jalur SNBP #jawapos #universitas negeri