Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Lewat IKI PeSaT, Ponpes Wali Barokah Kediri Patahkan Stigma Pesantren Tidak Mendukung Hidup Sehat

Redaksi Radar Kediri • Kamis, 28 November 2024 | 21:20 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri - Pesantren sering kali dianggap kumuh dan tidak higienis menciptakan stigma bahwa lingkungan pesantren tidak mendukung hidup sehat. Namun, Pesantren Wali Barokah yang terletak di Kota Kediri berhasil mematahkan stigma tersebut melalui Lomba IKI PeSaT.

Kegiatan ini dapat membuktikan bahwa pesantren juga dapat menjadi lingkungan yang mendukung santrinya untuk hidup sehat.

IKI PeSaT, singkatan dari Inisiatif Kolaborasi Inovasi Pesantren Sehat yang diselenggarakan oleh Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program Pesantren Sehat dalam meningkatkan pelayanan promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, dan pelayanan kesehatan di pesantren.

Pesantren Wali Barokah, menjadi tiga pesantren terbaik dari 27 pesantren di Jawa Timur yang berpartisipasi.

Berbagai inovasi dan program kesehatan yang sudah mereka lakukan berhasil menarik perhatian para juri.

Photo
Photo

Sebagai bagian dari proses verifikasi, para juri melakukan verifikasi langsung melalui kunjungan lapangan untuk penilaian secara menyeluruh.

Hal yang dinilai berupa upaya pondok pesantren dalam pencegahan dan pengendalian TB, kondisi perilaku hidup bersih dan sehat, upaya kesehatan lingkungan, dan inovasi yang telah dikembangkan di pesantren.

Salah satu langkah yang diambil oleh Pesantren Wali Barokah dalam menerapkan hidup  sehat adalah dengan membagikan tablet tambah darah secara rutin kepada para santri putri.

Hal  ini dapat membantu dalam mencegah anemia yang kerap menjadi masalah di kalangan remaja putri.

Tidak hanya membagikan tablet tambah darah, pondok pesantren juga melakukan tindak lanjut untuk memastikan bahwa para santri benar-benar mengonsumsi tablet tersebut sesuai dengan anjuran. Kesehatan para santri juga sangat dijaga melalui penyediaan makanan bergizi tiga kali sehari. Setiap hari, menu makanan selalu berbeda dan sangat variatif agar para santri tidak bosan. Selain itu. Pesantren Wali Barokah juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Pesantren Al Amin berupa penyediaan susu untuk para santri.

Analisis kondisi lingkungan juga dilakukan untuk menunjukkan bahwa semua fasilitas telah memenuhi standar kesehatan dan kebersihan. Lingkungan asrama dijaga tetap bersih dan memiliki ventilasi untuk sirkulasi udara yang optimal.

Setiap santri diwajibkan untuk menjaga  kebersihan kamar masing-masing dengan membuat jadwal piket yang terstruktur. Seluruh kamar mandi sudah dilengkapi air bersih yang mengalir dan jamban. Dapur pesantren pun cukup memenuhi standar kebersihan untuk memproses makanan secara higienis.

Melalui upaya-upaya tersebut, Pesantren Wali Barokah berhasil membuktikan bahwa pesantren dapat menjadi lingkungan yang mendukung hidup sehat para santri. Dengan makanan yang bergizi, fasilitas yang sesuai standar, dan edukasi kesehatan, pesantren ini tidak  hanya melahirkkan generasi yang berakhlak mulia, tetapi juga generasi yang sehat dan tangguh. (Indira Nabilah Rokhmad, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prodi Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #hidup sehat #stigma #Ponpes Wali Barokah #jawa pos