Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Siswa Harus Paparkan Program Sekolah Hijau di Green School Competition 2024

Ayu Ismawati • Senin, 18 November 2024 | 17:38 WIB
Photo
Photo

KOTA, JP Radar Kediri-Green School Competition telah memasuki babak semifinal. Mulai hari ini, tim juri akan melakukan kunjungan atau visitasi ke sekolah yang masuk 20 besar.

Siswa akan diminta untuk memaparkan program sekolah hijau masing-masing.

Untuk diketahui, peserta yang masuk dalam 20 besar ini berasal dari jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Dalam acara yang digagas Dinas Pendidikan Kota Kediri bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Kediri itu, siswa diajak untuk mewujudkan lingkungan yang lestari, dimulai dari lingkungan sekolah.

“Siswa kita ajak untuk memetakan ancaman dan potensi lingkungan hidup yang ada sebagai metode yang memudahkan siswa dalam merencanakan pengelolaan dan penataan lingkungan hidup di sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan.

Di babak semifinal, sekolah tidak perlu menyiapkan sesuatu yang berlebihan. Melainkan, peserta yang lolos 20 besar wajib menyiapkan green school mapping yang sudah dibuat.

Peta yang akan jadi panduan tim juri untuk menilai itu harus dicetak dengan bahan kertas berukuran A1, bukan banner.

Selain itu, peserta lomba juga diwajibkan memberi presentasi kepada dewan juri. Yakni, terkait peta kesimpulan dari green school mapping dengan waktu paling lama 10 menit.

Presentasi itu harus disampaikan oleh siswa yang sudah terdaftar sebagai peserta lomba. Atau, yang mengikuti workshop Green School Competition pada 29 Oktober lalu.

Untuk mewujudkan sekolah hijau, siswa juga diharapkan memiliki program-program untuk merealisasikan tujuan itu.

Salah satunya dengan membuat alat kampanye tentang upaya menciptakan sekolah hijau yang bisa dipasang di lingkungan sekolah.     

Selain itu, upaya kampanye mewujudkan sekolah hijau juga bisa dilakukan melalui media sosial. Siswa bisa membuat konten yang kreatif untuk diunggah di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, TikTok, dan lain sebagainya.

Dalam visitasi itu, tim juri akan mengacu pada tiga kriteria. Yakni, kesesuaian materi dan realitas di lapangan, kemampuan presentasi, hingga inovasi dari siswa.

“Kegiatan ini tujuannya juga untuk mendukung sekolah adiwiyata. Di Kota Kediri pada 2025 nanti kita targetkan 24 sekolah yang akan menuju adiwiyata tingkat provinsi, dan sekitar 54 sekolah yang sampai 2024 ini belum memiliki predikat adiwiyata sama sekali,” urai Anang sembari menyebut, pihaknya mendorong seluruh sekolah untuk bisa berproses mewujudkan sekolah peduli lingkungan.

Untuk diketahui, Green School Competition 2024 digelar berdasar gagasan bahwa setiap orang bertanggung jawab menciptakan lingkungan yang lestari dan berkelanjutan. Tak terkecuali bagi pelajar.

Dari sana, Dinas Pendidikan Kota Kediri bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Kediri menggelar Green School Competition 2024.

Tujuannya, meningkatkan kesadaran anak muda dalam menjaga lingkungan hidup mulai dari lingkungan terdekat, yakni sekolah.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #Green School Competition 2024 #Dinas Pendidikan Kota Kediri #mapping #Paparkan Program Sekolah Hijau #jawapos #sekolah hijau