Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sebanyak 16 Peserta TC Fakultas Vokasi UMM Diterima Bekerja di Perusahaan Jepang, Mereka Dikontrak Selama Lima Tahun

Redaksi Radar Kediri • Kamis, 7 November 2024 | 23:17 WIB
SINERGI: (Dari kiri) Oshida Yasushi, Saito Takemi, peserta, Prof Tulus, Naoya Shikano dan instruktur setelah penyerahan sertifikat.
SINERGI: (Dari kiri) Oshida Yasushi, Saito Takemi, peserta, Prof Tulus, Naoya Shikano dan instruktur setelah penyerahan sertifikat.

MALANG, JP Radar Kediri - Sebanyak 16 peserta pelatihan di  training center (TC) Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah  Malang (UMM) segera berangkat ke Jepang dalam waktu dekat ini.

Mereka telah dinyatakan lulus, dan menerima sertifikat kelulusan yang dikeluarkan oleh Japan Formwork Contractors Association (JFCA), mitra Fakultas Vokasi UMM dalam program ini. 

Penyerahan sertifikat itu dilakukan di Teaching Factory (Tefa) Fakultas Vokasi UMM, Karangploso, Kabupaten Malang, Rabu (6/11). Yang menyerahkan General Manager JFCA Yasushi Oshida bersama dua pengurus JFCA lain, Takemi Saito dan Naoya Shikano. Ikut menyaksikan penyerahan sertifikat itu, Dekan Fakultas Vokasi UMM Prof Dr Tulus Winarsunu MSi.

Kepada para peserta tersebut, Yasushi Oshida mengucapkan selamat. Dia juga meminta mereka untuk memanfaatkan ilmu yang didapat selama belajar dan praktik, saat bekerja di Jepang. "Saya juga minta untuk selalu ingat kepada yang telah membantu Anda semua," kata Takemi Saito.

TERAMPIL: Peserta TC Vokasi UMM saat memperagakan pengenalan dougu atau alat.
TERAMPIL: Peserta TC Vokasi UMM saat memperagakan pengenalan dougu atau alat.

Senada, Prof Tulus juga meminta para peserta yang telah lulus itu untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas capaian ini.

Serta berterima kasih kepada pihak-pihak yang membantu mereka hingga bisa mendapat sertifikat yang bisa digunakan jadi bekal bekerja di Jepang. 

Dia mengingatkan kepada ke-16 lulusan itu untuk berterima kasih kepada empat pihak. Yang pertama adalah kepada para instruktur,  lalu kepada JFC, dan berikutnya kepada PT OS Selnajaya. 

Dalam pelaksanaan pelatihan bidang teknik bekisting ini, Fakultas Vokasi UMM memang bekerja sama dengan JFCA sebagai mitra Jepang. Dan, PT. OS Selnajaya sebagai mitra nasional.

Dua Sertifikat 

Keenam belas peserta itu dinyatakan lulus dengan dua kompetensi. Yakni, kompetensi bahasa Jepang dan kompetensi teknis pekerjaan bekisting. Mereka pun mendapat dua sertifikat untuk masing-masing kompetensi tersebut. 

"Dua sertifikat itu lah yang jadi bekal mereka diterima bekerja di Jepang," kata Prof Tulus.

Dia mengungkapkan, ke-16 lulusan itu sudah mendapat kepastian diterima bekerja di Jepang. Mereka akan tersebar di lima perusahaan. "Mereka akan dikontrak lima tahun dan bisa diperpanjang lima tahun lagi," jelasnya. 

Prof Tulus mengaku kagum dengan kemampuan ke-16 peserta TC itu, yang dalam waktu enam bulan mampu menguasai dua kompetensi sekaligus. Yaitu, bahasa Jepang dan teknik bekisting. 

Kemampuan itu sempat ditunjukan oleh ke-16 lulusan itu, sebelum menerima sertifikat tanda kelulusan. Dipandu oleh Tsuneo Takaishi, instruktur dari Jepang serta Ali dan Deswandi, instruktur pendamping, mereka memeragakan tiga hal teknis dalam pekerjaan bekisting. 

Yakni, KY atau persiapan pengenalan bahaya sebelum mulai bekerja untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja, pengecekan peralatan keselamatan kerja dan pengenalan peralatan kerja sekaligus menjelaskan teknis pekerjaan. Mereka memeragakan itu sambil memberi keterangan dalam bahasa Jepang. 

Bagi Fakultas Vokasi UMM, ini untuk kali kedua meluluskan peserta TC yang langsung diterima bekerja di Jepang. Sebelum ini, pada program batch 1 pada Mei-Juni 204 lalu, diluluskan 19 peserta yang semuanya juga langsung diterima bekerja di Jepang. 

"Kami telah bekerjasama dengan berbagai perusahaan di 27 provinsi di tiga perfektur di Jepang," pungkas Prof Tulus.

 

 Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Fakultas #training center #umm #jawa pos #vokasi