Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Siswa Antusias Bikin Pemetaan Sekolah Hijau, Pj Wali Kota Kediri Apresiasi Ajang Green School Competition 2024

Ayu Ismawati • Rabu, 30 Oktober 2024 | 16:06 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri- Green School Competition 2024 resmi diluncurkan kemarin (29/10). Bertempat di aula SMKN 2 Kota Kediri, rangkaian kegiatan yang diawali dengan workshop penyusunan Green School Mapping itu diikuti ratusan pelajar dari 82 SD dan SMP di Kota Kediri.

Dalam pembelajaran itu, para peserta antusias menjelajah dan memetakan potensi baik dan buruk di lingkungan sekolah.

Membuka launching Green School Competition 2024, Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri Zanariah menyampaikan apresiasi dan dukungannya.

Terlebih, salah satu tujuan kegiatan yang rangkaiannya akan berlangsung hingga Desember mendatang itu adalah menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.  

“Melalui Green School Competition ini, ibu mengajak anak-anak berkontribusi dan melestarikan lingkungan, mulai dari sekolah sebagai rumah kedua,” terangnya di depan ratusan pelajar.

Dalam kesempatan itu, Zanariah juga mengingatkan pentingnya mencintai lingkungan hidup bagi seluruh elemen masyarakat.

Tak terkecuali anak-anak yang diharapkan bisa tumbuh kembali ke alam. Sebagaimana puluhan tahun lalu saat anak-anak masih memiliki banyak ruang bermain di lingkungan sekitar.

“Harapannya generasi muda punya kesadaran terhadap lingkungan sekolahnya maupun lingkungan Kota Kediri.

Karena untuk keberlanjutan kota, lewat lingkungan yang bersih, tidak boros air, tidak menebang pohon sembarangan,” harapnya.

Senada dengan Zanariah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri M. Anang Kurniawan mengatakan, kegiatan hasil kolaborasi disdik dan JP Radar Kediri itu digelar untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Yakni, dengan dimulai dari lingkungan sekolah.

“Karena memetakan kondisi lingkungan di sekolah masing-masing, jadi pasti hasilnya juga akan berbeda di setiap sekolah,” ujarnya sembari menyebut, peserta diberi waktu dua minggu untuk membuat Green School Mapping di sekolah.

Adapun kegiatan itu menurut Anang juga bertujuan mendorong capaian target sekolah adiwiyata di Kota Kediri.

Di tahun ini, sedikitnya ada 24 sekolah yang ditargetkan menuju adiwiyata tingkat provinsi.

Dalam workshop itu, ratusan siswa dan guru pendamping mendapat materi dan pengarahan dari komunitas lingkungan hidup Move Indonesia.

Kemudian, para siswa langsung mempraktikkan dengan mengamati lingkungan SMKN 2 Kota Kediri, tempat workshop digelar.

Dengan selembar peta dan buku catatan, siswa menjelajahi lingkungan sekolah dalam beberapa kelompok.

Masing-masing kelompok ditugaskan memetakan kondisi lingkungan dengan satu tema dari sembilan isu. Di antaranya tanaman, sampah, polusi udara, keindahan, hingga risiko.

Seperti Elsya Putri dan teman-teman kelompoknya yang berhasil membuat Green School Mapping dengan memenuhi berbagai parameter yang disarankan.

Timnya yang kemarin menggarap isu ‘tanaman’ itu juga tidak hanya memetakan potensi negatif dan positif saja, melainkan juga menuangkan ide solusi dalam mapping-nya.

“Yang paling sering ditemui karena di sini lahannya terbatas, jadi populasi tanamannya kurang,” ujarnya.

Siswa kelas VIII SMPN 1 Kota Kediri itu juga dengan semangat membeber temuannya. Seperti di salah satu lokasi yang memiliki potensi unggul karena memiliki banyak jenis tanaman.

Sehingga, bisa membantu menyerap radiasi matahari serta menghasilkan oksigen bagi lingkungan.

“Masalahnya, ada beberapa tanaman yang kering. Penyebabnya mungkin kurang dirawat. Solusinya, digiatkan untuk merawat tanaman tersebut,” bebernya.

Untuk diketahui, peserta bisa mulai menyusun Green School Mapping di sekolah masing-masing dalam dua minggu ke depan.

Selanjutnya, tim juri akan melakukan penilaian untuk menentukan masing-masing 10 terbaik dari kategori SD dan SMP.

Dari situ, tim juri akan mengunjungi total 20 peserta terbaik untuk melihat representasi dari Green School Mapping.

Rangkaian kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 9 Desember mendatang.

Yakni, diakhiri dengan awarding untuk memberikan apresiasi terhadap sekolah-sekolah dengan implementasi terbaik di ajang Green School Competition 2024.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #2024 #Competition #jawapos #green school #PJ Wali Kota Kediri