Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

UNP Kediri Akselerasi Ekowisata di Kabupaten Kediri, Lakukan Pendampingan di Desa Tempurejo, Kecamatan Wates

Redaksi Radar Kediri • Kamis, 26 September 2024 | 16:26 WIB
SOLID BERDAYA: Tim Dosen UNP Kediri bersama perangkat Desa Tempurejo, Wates, Kab Kediri, Sekretaris Camat, dan SKPD terkait yaitu Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Perternakan, Dinas PUPR, dan
SOLID BERDAYA: Tim Dosen UNP Kediri bersama perangkat Desa Tempurejo, Wates, Kab Kediri, Sekretaris Camat, dan SKPD terkait yaitu Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Perternakan, Dinas PUPR, dan

KEDIRI, JP Radar Kediri - Tim dosen dan mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri yang tergabung dalam Research Center of Biodiversity kembali melaksanakan pendampingan di Desa Tempurejo, Wates, Kabupaten Kediri. Fokus program tersebut adalah peningkatan kapasitas SDM desa.

Tujuannya agar desa mampu mengakselerasi potensinya dalam ekowisata. Kegiatan ini merupakan program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Pemberdayaan Desa Binaan Tahun 2024 yang didanai oleh Direktorat Riset, Tekonologi, dan Pengabdian Masyarakat Kemdikbudristek.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan siap menjadi mitra UNP Kediri,” ungkap Agung Puger Lumadyo selaku Kades Tempurejo.

CEKATAN: Sejumlah peserta mengikuti pelatihan berbasis hands on yang digelar tim PkM-PDB UNP agar peserta semakin terampil.
CEKATAN: Sejumlah peserta mengikuti pelatihan berbasis hands on yang digelar tim PkM-PDB UNP agar peserta semakin terampil.

Yang menarik, kolaborasi ini juga melibatkan beberapa dinas sejak kegiatan FGD awal yaitu Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas PUPR, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMPD) Kabupaten Kediri.

“UNP Kediri selalu berkomitmen menghilirisasi hasil riset-riset dosen dan mahasiswa. Khususnya bagi desa mitra contohnya Desa Tempurejo agar desa mampu mengakselerasi potensinya dalam ekowisata” tegas Dr. Zainal Afandi, M.Pd selaku Rektor UNP Kediri.

Tak tanggung tanggung tim PkM-PDB ini akan menyerahkan lima jenis TTG selama program berlangsung.

Dalam program ini, mahasiswa aktif terlibat sejak awal mulai menjadi tim instruktur, tim penyusun materi, dan pengumpulan data sehingga mahasiswa akan mendapatkan pengakuan aktivitas belajar di luar kampus dalam bentuk sks mata kuliah.

ANTUSIAS: Peserta pelatihan menyimak materi dari tim dosen dan mahasiswa Research Center of Biodiversity UNP Kediri.
ANTUSIAS: Peserta pelatihan menyimak materi dari tim dosen dan mahasiswa Research Center of Biodiversity UNP Kediri.

“Dalam program ini mahasiswa tidak hanya menyelesaikan tugas sebagai enumerator, keterampilan 4C mahasiswa juga diasah, ini komitmen UNP Kediri sejak 2020 dalam rangka tranformasi mutu pendidikan,” ungkap Dr. Agus Muji Santoso, M.Si selaku Ketua Tim PkM-PDB.

Tim PkM-PDB ini terdiri atas dosen dan mahasiswa dari Prodi Pendidikan Biologi, Prodi Teknik Mesin, dan Prodi Teknik Informatika UNP Kediri.

Perlu diketahui bahwa program ini merupakan salah satu tindak lanjut kolaborasi program Penyelematan Sumber Mata Air yang digagas dan dilaksanakan oleh Radar Kediri-Jawa Pos 2023 lalu bersama UNP Kediri sebagai tim akademik program.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 
Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #unp #ekowisata #kuliah #wates #PKM #jawa pos