Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tim Dosen UNP Kediri Programkan Ekowisata Olahraga Tradisional di Kampung Dolanan Semampir Kota Kediri

Redaksi Radar Kediri • Kamis, 26 September 2024 | 12:44 WIB
INOVATIF: Tim Dosen UNP Kediri yang diketuai Dr. Nur Ahmad Muharram, M.Or berfoto bersama perwakilan Kadang Taruna Semampir usai menggelar sosialisasi program, Rabu (25/9).
INOVATIF: Tim Dosen UNP Kediri yang diketuai Dr. Nur Ahmad Muharram, M.Or berfoto bersama perwakilan Kadang Taruna Semampir usai menggelar sosialisasi program, Rabu (25/9).

KEDIRI, JP Radar Kediri - Tim Dosen Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri menggelar sosialisasi pemberdayaan kemitraan masyarakat 2024 di Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Rabu (25/9).

Tim yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains UNP Kediri Dr. Nur Ahmad Muharram, M.Or ini menjalin sinergitas bersama Komunitas Kampung Dolanan Semampir.

Kerja sama dilakukan dalam rangka optimalisasi potensi kelurahan untuk mewujudkan ekowisata olahraga tradisional menuju destinasi ecoedu art tourism.

Ketua tim Dr. Nur Ahmad Muharram, M.Or mengatakan, keberadaan Kampung Dolanan Semampir sudah ada sejak 2019 lalu.

Dibangun dan dikembangkan oleh warga setempat yang tinggal di sekitaran area eks lokalisasi di Semampir. Hal ini secara tidak langsung memengaruhi eksistensi kampung dolanan belum bisa berkembang dan dikenal luas.

“Maka dibutuhkan pembangunan berkelanjutan yang lebih kreatif dan inovatif agar manfaatnya bisa dirasakan betul oleh masyarakat setempat,” ungkap dekan muda ini.

SINERGI: Dekan sekaligus ketua tim dosen Dr. Nur Ahmad Muharram, M.Or saat berdiskusi bersama perwakilan karang taruna Triyono di halaman Kampung Dolanan Semampir.
SINERGI: Dekan sekaligus ketua tim dosen Dr. Nur Ahmad Muharram, M.Or saat berdiskusi bersama perwakilan karang taruna Triyono di halaman Kampung Dolanan Semampir.

Lebih lanjut, segala aspek pengembangan harus terus dioptimalkan agar wisata edukasi ini dapat membantu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warga setempat.

Juga sebagai wahana edukasi positif kepada anak-anak masa kini. Agar lebih mengenal dan ikut melestarikan sejumlah permainan tradisional.

Ahmad menjelaskan, tujuan diadakan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Dengan cara membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan dan terpenting membranding kelurahan untuk lebih memperkuat identitas dan menjadi kebanggaan komunitas dan warga.

Untuk itu, Tim Dosen UNP memunculkan salah satu inovasi melalui sejumlah bantuan alat atau mainan tradisional bernama E2GK.

Kepanjangan dari egrang batok, egrang bambu, gangsingan dan ketapel. Bantuan mainan tradisional ini ke depan akan diproyeksikan untuk kegiatan lomba masyarakat.

Terlebih dalam menarik antusiasme masyarakat dan meningkatkan pendapatan UMKM di sekitar.

“Kami akan terus melakukan pendampingan untuk mengembangkan program secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, pendamping Ketua Karang Taruna Triyanto menyambut baik hadirnya program ini. Program ini dilaksanakan Tim Dosen UNP dari hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam skema Pemberdayaan Berbasis Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat 2024.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kediri #unp kediri #pemberdayaan #riset #teknologi #jawa pos