Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rayakan Dies Natalis ke-44, SMPN 4 Nganjuk Wujudkan Profil Pelajar Pancasila Berprestasi dan Berbudi Pekerti

Redaksi Radar Kediri • Senin, 9 September 2024 | 21:13 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Kediri– Perayaan hari ulang tahun (HUT) SMPN 4 Nganjuk berlangsung sukses dan meriah.

Puncak perayaan hari jadi sekolah yang terletak di Kelurahan Begadung, Kecamatan Nganjuk itu dirayakan dengan menggelar salawatan pada Sabtu (7/9).

Ini sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Salawatan yang dibanjiri ribuan jemaah itu menghadirkan grup salawat kondang pimpinan Muhammad Ulul Azmi Askandar al Absor atau yang akrab disapa Gus Azmi dari Probolinggo.

Sejak lepas salat Magrib, masa berduyun-duyun mendatangi Lapangan Begadung, tempat salawatan digelar.

Tidak hanya siswa dan guru SMPN Nganjuk, namun orang tua dan masyarakat umum ikut tumplek blek di sana.

“Kami ingin mendapat keberkahan di perayaan hari jadi sekolah ini, makanya sebagai wujud syukur kami menggelar salawatan,” ujar Kepala SMPN 4 Nganjuk Minarti SPd, MPd.

Sebelum salawatan dimulai, ada penampilan bakat siswa dalam melantunkan nyanyian religi. Uniknya, mereka tampil duet bersama orang tuanya.

Duet siswa dan orang tua itu sebelumnya juga dilombakan. Ada juga lomba hasta karya dan membatik.

Uji kekompakan dalam lomba juga dilakukan untuk murid dan wali kelas melalui lomba paduan suara. Kali ini wali kelas yang menjadi dirigennya.

“Sengaja kami libatkan orang tua dan guru dalam lomba ini karena ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka di hari jadi sekolah,” lanjut perempuan berkacamata itu.

Selain itu, sekolah juga menggelar lomba akademik dan non akademik untuk kalangan SD sederajat.

Photo
Photo

Peserta lomba yang digelar SMPN 4 Nganjuk juga banjir peminat. Terbukti pesertanya hampir mencapai 500 siswa SD sederajat dari 57 sekolah.

Lomba yang digelar di sekolah itu dilaksanakan sejak satu minggu yang lalu. Sebagai reward atas mereka yang menjadi juara, sekolah menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Bukan hanya kepada siswanya, tapi juga hadiah untuk sekolah yang menjadi juara umum. Hadiah itu diserahkan bersamaan dengan kegiatan salawatan.

“Kami berikan dispenser kulkas bagi sekolah yang menjadi juara umum,” terang istri dari Adi Prayitno tersebut.

Minarti menambahkan, di usia yang hampir menuju setengah abad dia sangat bangga atas apa yang dicapai oleh sekolahnya.

Dia berterima kasih sekali kepada kepala sekolah pendahulu, semua pegawai, guru dan juga komite yang begitu kompak dan tidak kenal lelah dalam menjadikan SMPN 4 Nganjuk seperti sekarang.

“Terima kasih juga kami ucapkan untuk para orang tua yang memberikan kepercayaannya kepada kami untuk mendidik putra-putri mereka,” terang perempuan yang tinggal di Desa Rejoso tersebut.

Tak lupa rasa terima kasih juga diucapkannya kepada panitia dan seluruh pihak yang mendukung terselenggarannya perayaan hari jadi sekolah.

Menurut Minarti, mewujudkan visi misi sekolah tidak bisa dilakukannya sendiri.

Menurutnya sekolah yang berdiri pada 11 Juli 1980 itu memiliki visi misi besar yakni mewujudkan profil pelajar Pancasila yang berprestasi dan berbudi pekerti luhur berdasarkan budaya negeri.

Karena baginya berprestasi itu juga harus dilengkapi dengan punya budi pekerti luhur.

“Insyaallah ketika mereka berprestasi dan berbudi pekerti, mereka layak menjadi kebanggaan bagi orang tua mereka,” pungkasnya.

 

Photo
Photo
Photo
Photo

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #Profil Pelajar Pancasila #SMPN 4 Nganjuk #Dies Natalis #jawa pos