KEDIRI, JP Radar Kediri- Masa liburan sekolah tidak membuat SMPN 1 Ngasem sepi. Sekitar pukul 11.00 kemarin, sekolah yang terletak di dekat Kecamatan Ngasem itu riuh rendah. Suara anak-anak saling sahut di tengah aktivitas mereka menyiapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Di antara anak-anak itu, tampak Panjalu Anggra Maulud Aulia Amrullah yang tengah berada di lobi sekolah. Saat Jawa Pos Radar Kediri menghampirinya, siswa kelas IX itu langsung meninggalkan teman-temannya.
Usai berbasa-basi selama beberapa menit, dengan lugas dia menceritakan pengalamannya saat mengikuti ajang Kompetisi Akademik 2024. Event akbar pelajar Kediri Raya itu begitu membekas di benak pemuda asal Desa Sambirejo, Gampengrejo itu.
Sebab, dia berhasil meraih juara I untuk kategori SMP di Kabupaten Kediri. Mengalahkan ribuan peserta lainnya. “Sebelumnya memang sudah beberapa kali ikut lomba-lomba (bidang akademik, Red). Biasanya yang diselenggarakan SMA,” ujarnya.
Meski demikian, dia tetap tak menyangka bisa menjadi yang terbaik di ajang Kompetisi Akademik. Sebab, Panjalu hanya memiliki waktu persiapan yang terbatas. Dia menyempatkan diri belajar di tengah kegiatan sekolah dan aktivitas ekstrakurikulernya.
“Cari-cari soal saja di internet. Sebenarnya kurang percaya diri waktu mengerjakan soal kompetisi. Apalagi yang matematika dan IPA,” kenangnya.
Sulung dari dua bersaudara itu memang lebih menyukai bahasa Inggris dibanding mata pelajaran lainnya. Keunggulan di bidang literasi itu agaknya juga buah dari kegemarannya membaca dan bermain game. “Yang lagi saya baca manga (komik Jepang, Red) Jujutsu Kaisen,” tuturnya sambil tertawa malu.
Sebagai pelajar SMP, Panjalu mengaku banyak didorong untuk aktif di berbagai kegiatan. Termasuk ekstrakurikuler majalah dinding (mading) dan karya ilmiah remaja (KIR). Di sana, dia lebih banyak bertanggung jawab untuk karya ilustrasi. Pelajar kelahiran 2009 itu memang punya hobi menggambar.
“Lebih banyak disuruh menggambar kalau di ekstra mading. Terkadang ya gambar di kertas, atau yang digital gitu pakai handphone atau laptop,” tandas bocah yang bercita-cita menjadi game programmer itu.
Kegemaran di bidang seni itu juga dimiliki oleh Margaretha Joanna Alessandra, peraih juara 1 Kompetisi Akademik JP Radar Kediri jenjang SMP Kota Kediri. Duduk di sofa ruang tamunya, gadis berambut bob sebahu itu berbincang banyak dengan JP Radar Kediri. Sebagaimana Panjalu, Etha—sapaan akrabnya—membuktikan bahwa prestasi akademik masih bisa diseimbangkan dengan hobinya. Meski bertolak belakang sekalipun. “Kalau lagi ada waktu luang, saya lebih suka menjahit dan menggambar,” kata bungsu dari dua bersaudara itu.
Siswi kelas IX SMPK Santa Maria Kota Kediri itu juga menunjukkan beberapa karyanya. Mulai dari lukisan di media kanvas, hingga gambar ilustrasi digital. Beberapa hasil lukisannya pun terpajang di dinding ruang tamu rumahnya. Seperti lukisan dua ekor burung berwarna biru yang bertengger di ranting pohon Sakura. Lukisan itu terpajang manis di salah satu sisi dinding ruang tamunya.
Dari kegemaran itu, bahkan dia mendapat permintaan dari beberapa orang. Mulai dari guru les hingga pengurus gerejanya agar dibuatkan gambar ilustrasi digital. Lumayan, bisa ditabung, katanya. “Dimintai tolong dan dibayar,” kelakarnya sembari tertawa kecil.
Kegemaran di dunia seni itu tetap dia seimbangkan dengan prestasi di sekolah. Gadis kelahiran 2010 itu aktif mengikuti berbagai perlombaan akademik. Paling sering di bidang bahasa Inggris seperti speech contest dan berbagai perlombaan akademik lainnya. Yang terbaru, mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan mewakili Kota Kediri untuk kategori IPA di tingkat provinsi. “Ini baru selesai babak penyisihannya. Tinggal menunggu hasilnya,” lanjutnya.
Meski nampak pendiam, agaknya Etha adalah sosok remaja yang pemberani. Di usianya yang masih belasan tahun, dia sudah terpikirkan untuk melanjutkan pendidikan di luar kota.
“Inginnya melanjutkan SMA di St. Louis Surabaya. Karena cece dulu juga di sana. Biar bisa belajar mandiri juga,” paparnya terkait keinginannya merantau setelah menyelesaikan pendidikan di SMPK Santa Maria.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah