KEDIRI, JP Radar Kediri - Sejumlah kendala muncul di hari pertama tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA sederajat kemarin. Sejumlah operator sempat kebingungan karena server down. Selebihnya, ada pula data sekolah yang error dan terisi data siswa dari sekolah di luar Kediri.
Operator SMPN 1 Kota Kediri Ahmad Ali mengatakan, dirinya berniat membuka website rapor.ppdb.jatimprov.go.id pukul 08.00 untuk meng-entry nilai siswa. Namun, Ali hanya bisa pasrah karena server down. “Masih nge-lag servernya,” aku Ali.
Lebih jauh Ali mengungkapkan, tata cara entry data dan nilai siswa tahun ini juga berbeda dengan tahun lalu. Jika identifikasi siswa tahun lalu cukup menggunakan nomor induk siswa nasional (NISN) saja, tahun ini siswa juga mendapat Universally Unique Identifier (UUID). Pengidentifikasi unik universal itu nantinya akan digunakan untuk login ke server. Yakni, untuk mengecek hasil entry nilai.
“Formatnya juga beda untuk penempatan mata pelajaran di sistem. Tinggal kami mencocokkan yang sesuai” lanjutnya memberi gambaran tentang detail teknis entry nilai siswa yang terbaru.
Terkait kondisi website yang error, Ali menyebut hal itu biasa terjadi di hari pertama tahapan PPDB. Karenanya, dia memilih melanjutkan memasukkan data dan nilai siswa pada malam hari. Dia memperkirakan saat itu sudah tidak banyak lagi yang mengakses. Sehingga, prosesnya bisa lebih lancar. “In ikan online, jadi bisa diakses dari mana saja. Malam hari akan saya lanjutkan, biar lebih santai juga,” terangnya.
Terpisah, Operator SMPN 4 Kota Kediri Bayu Setiawan juga mengalami kendala. Saat membuka website kemarin, menurut Bayu malah bukan nama siswa SMPN 4 Kota Kediri yang muncul. Melainkan dari sekolah lain. “Jam 08.00 saya login, nama siswa yang muncul dari Gresik, bukan nama siswa SMPN 4,” papar Bayu.
Kondisi server menurut Bayu baru normal sekitar pukul 13.00 kemarin. Saat itu, di server sudah tertera nama-nama siswa SMPN 4. Meski demikian, Bayu mengaku belum meng-entry nilai pada hari pertama kemarin. Melainkan baru memastikan nama-nama siswa di sistem tersebut sudah benar. “Saya entry nilainya mulai nanti malam (tadi malam, Red),” urai Bayu.
Terpisah, Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jawa Timur wilayah Kediri Chairul Effendi yang dikonfirmasi terkait berbagai kendala di hari pertama entry nilai kemarin membenarkannya. Cabdisdik sudah menerima banyak laporan problem yang dihadapi sekolah. “Mulai nama siswa yang berbeda, data kosong, hingga server down,” jelas Effendi.
Sejumlah keluhan itu menurut Effendi langsung diteruskan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Jika pada pagi hari banyak kendala, menurutnya sistem sudah kembali normal pada pukul 15.00. “Tidak ada keluhan lagi dari operator,” tandasnya.
Lebih jauh Effendi menyebut, sistem PPDB SMA/SMK tahun ini memang ditangani langsung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Karenanya, cabdisdik hanya bisa melaporkan setiap kendala yang muncul agar segera ditindaklanjuti. “Istilahnya kami ini penyambung lidah dari sini (Kediri, Red) ke provinsi,” imbuhnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah