Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Disdik Kabupaten Kediri Targetkan Kurangi Angka Putus Sekolah

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 16 Mei 2024 | 18:47 WIB
LITERASI DIGITAL: Direktur JP Radar Kediri Kurniawan Muhammad menjadi pemateri Refleksi Pendidikan yang digelar Disdik Kediri kemarin.
LITERASI DIGITAL: Direktur JP Radar Kediri Kurniawan Muhammad menjadi pemateri Refleksi Pendidikan yang digelar Disdik Kediri kemarin.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Pemkab Kediri menggelar Refleksi Pendidikan, kemarin. Mengundang berbagai unsur masyarakat, acara yang berlangsung di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri tersebut berusaha meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelesaian berbagai problem pendidikan di Bumi Panjalu. Salah satunya angka putus sekolah yang masih mencapai ribuan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin mengatakan, dalam Refleksi Pendidikan kemarin pihaknya memaparkan profil penhanindhitodidikan Kabupaten Kediri. Lengkap dengan capaian dan hambatannya.

“Kami mendapat tugas dari Mas Bup (Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Red) untuk mengurangi angka putus sekolah,” kata Muhsin.

Lebih jauh Muhsin menyebut, pada 2023 lalu sedikitnya ada 5.385 anak putus sekolah. Penyebabnya beragam. Salah satunya, kemauan dari siswa untuk tidak bersekolah hingga dukungan dari orang tua yang memang minim.

“Ada yang ketika ditanya kenapa nggak sekolah, mereka menjawab karena sama orang tua disuruh bekerja. Ada juga yang memang bekerja atas kemauannya sendiri,” lanjut Muhsin.

Melihat fenomena tersebut, Muhsin menuturkan dinas pendidikan menggandeng beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menangani angka putus sekolah. Dia bersyukur karena jumlahnya berkurang signifikan. Yakni, angka putus sekolah menjadi 3.656 anak.

Rinciannya, SD/MI sebanyak 474 anak. SMP/MTs sebanyak 1.299 anak. Kemudian, SMA/MA/SMK sebanyak 1.883 anak. Ke depan menurut Muhsin disdik akan terus berupaya menurunkan angka putus sekolah hingga sekecil mungkin. Caranya, dengan mengajak anak-anak putus sekolah itu kembali ke bangku sekolah. Jika tidak di sekolah formal, mereka bisa mengikuti program kejar paket.

Untuk diketahui, Refleksi Pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri kemarin menghadirkan sejumlah pembicara. Mulai Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad, LSM SUAR Sanusi, dan Prof Dr Moh. Ainin MPd.

Kurniawan Muhammad mengatakan, langkah dinas pendidikan menggelar Refleksi Pendidikan untuk mengupas berbagai masalah pendidikan dan mencari solusi itu sangat tepat.

“Tinggal nanti dinas pendidikan memformulasikan semua pemikiran-pemikiran itu ke dalam satu road map yang jadi acuan disdik untuk memenuhi target terkait angka putus sekolah, prestasi akademik, literasi, numerasi, dan sebagainya.

Di depan peserta kemarin, pria yang akrab disapa Kum itu memaparkan tentang pentingnya literasi digital di pendidikan. Kemudian, Sanusi menyoroti pendidikan ideal dari sudut pandang LSM. Selanjutnya, Prof Dr Mo. Ainin membeber konsep pendidikan secara teori dan penerapannya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kediri #pendidikan #dinas pendidikan #kurniawan muhammad #Angka Putus Sekolah #hanindhito himawan pramana #jawa pos