Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Calon Siswa Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Kediri Tak Leluasa Pilih Sekolah Negeri, kok Bisa?

Ayu Ismawati • Rabu, 8 Mei 2024 | 19:56 WIB

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri—Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP negeri di Kota Kediri membuka jalur inklusi. Tidak seperti jalur lainnya, peserta didik anak berkebutuhan khusus (ABK) yang mendaftar lewat jalur ini tak bisa leluasa memilih sekolah tujuan. Itu karena dinas pendidikan hanya memfokuskan jalur inklusi di sekolah tertentu.


Ketentuan tersebut mempertimbangkan kesiapan sekolah. “Difokuskan untuk sekolah yang siap tenaga dan sarana-prasarananya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri M. Anang Kurniawan melalui Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Ibnu Qayyim.

Baca Juga: Disdik Kota Kediri Buka Empat Jalur di PPDB SD dan SMP


Ketentuan sekolah yang bisa menerima siswa ABK wajib memiliki guru pendamping khusus. Ibnu mengatakan, minimal sekolah memiliki satu guru pendamping khusus untuk bisa menerima siswa inklusi.“Minimal satu guru pendamping di sekolah. Tetapi idealnya per rombel (rombongan belajar, Red) ada satu guru pendamping,” lanjutnya.


Untuk PPDB SMP tahun ini, penerimaan hanya difokuskan di tiga sekolah. Yakni, di SMPN 1 Kota Kediri, SMPN 5 Kota Kediri, dan SMPN 8 Kota Kediri. “Nanti siswa bisa mendaftar di sekolah tersebut, kemudian sekolah akan melaporkan ke dinas untuk kami lakukan assessment,” tandas Ibnu.


Untuk diketahui, jalur inklusi termasuk jalur PPDB yang dibuka paling awal. Pendaftarannya dibuka selama tiga hari mulai 27 – 29 Mei mendatang. Sebagaimana tahun sebelumnya, peserta didik yang mendaftar di jalur ini harus terlebih dahulu mengikuti tahapan assessment.

Baca Juga: Peringati Hardiknas, SDN 2 Ngadiboyo Gaungkan Semangat Merdeka Belajar dengan Nilai Filsafat Pendidikan Ki Hajar Dewantara


Proses assessment itu bertujuan untuk memastikan calon siswa termasuk dalam kategori disabilitas ringan. “Itu nanti dibuktikan dengan hasil psikologi tim yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kota Kediri,” sambungnya.


Adapun tahapan assessment baru akan dimulai pada akhir Mei ini. Pembukaan pendaftaran jalur inklusi ini berkelindan dengan beberapa jalur lainnya. Yakni, afirmasi atau siswa miskin, prestasi dinas, perpindahan tugas orang tua atau wali, dan kemitraan. Jalur-jalur itu termasuk gelombang pertama yang digelar pada 27 – 28 Mei mendatang.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #siswa #ppdb #SMP negeri #assesment #jawa pos