KEDIRI, JP Radar Kediri—Gemar membaca masyarakat Kota Kediri terbilang rendah di Jawa Timur. Dari 38 kabupaten dan kota, peringkatnya Kota Tahu berada di posisi 20. Catatan itu berasal dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri Eko Lukmono Hadi mengatakan, indikator dari penetapan peringkat tersebut adalah tingkat kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah. “Pada saat pendataan, angka yang kami jadikan analisis hanya angka kunjungan di perpustakaan daerah. Sehingga, tingkat kegemaran membaca di Kota Kediri rendah,” ujarnya.
Saat ini, angka gemar membaca di Kota Kediri hanya 58,3 persen. “Kami dapat instruksi dari bu Pj wali kota (Penjabat Wali Kota Kediri Zanariah, Red) untuk meningkatkan kegemaran membaca. Karena itu juga untuk mengukur IPM (indeks pembangunan manusia, Red) masyarakat Kota Kediri,” tandasnya.
Eko menyebut, pihaknya menargetkan peringkat kegemaran baca masyarakat bisa naik tahun ini. Targetnya menyentuh 10 besar di Jawa Timur. Lalu, bagaimana upaya Pemkot Kediri untuk mencapai itu?
Salah satunya mengubah pemahaman masyarakat terhadap perpustakaan. Yakni tidak harus berupa gedung di satu lokasi tertentu.
“Karena melalui sudut baca itu sudah termasuk membaca. Salah satunya kami akan berkoordinasi dengan DPMPTSP menempatkan satu rak buku agar bisa dipakai pengunjung pada saat antre pelayanan,” urainya.
Selain langkah tersebut, institusi pendidikan juga diberi kesempatan untuk meminjam paket buku di perpustakaan daerah. Setiap dua minggu, paket buku akan diambil kembali dan disirkulasikan dengan paket buku yang baru.
“Sebenarnya dalam regulasi gedung perkantoran, baik negeri atau bukan, itu harus menyiapkan sudut baca. Dan tidak harus buku. Mungkin koran, katalog pelayanan, itu saja sudah dianggap sudut baca,” tandasnya sembari mendorong setiap institusi menyediakan sudut baca di gedung masing-masing.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah