KEDIRI, JP Radar Kediri - Pimpinan di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Provinsi Jatim Wilayah Kediri resmi berganti Kamis (1/2) lalu.
Pos yang ditinggalkan Ramli karena pensiun itu diisi oleh Adi Prayitno.Pria asli Nganjuk yang sebelumnya menjabat kepala Cabdisdik Bojonegoro-Tuban tersebut resmi menakhodai instansi pendidikan di Kediri Raya.
“SK (surat keputusan, Red) pergantian kacabdisdik telah turun. Saya pindah ke Kediri,” kata Adi membenarkan tentang kabar kepindahannya ke Cabdisdik Provinsi Jatim Wilayah Kediri kemarin (2/2)
Untuk diketahui, SK pergantian kacabdisdik telah diterima Adi pada Kamis (1/1) malam. Selanjutnya, dia akan dilantik langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Selasa (6/2) nanti.
Setelah mengikuti rangkaian pisah kenal di pemerintah provinsi dan di Bojonegoro, Adi mengaku akan segera bertugas di Kediri. “Saya masih akan pisah sambut di sini. Setelah itu baru akan menuju ke Kediri,” terang Adi.
Meski belum memulai rangkaian tugasnya di Kediri, Adi mengaku sudah menyiapkan sejumlah program. Terutama peningkatan mutu sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruhan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB).
Untuk kategori SMA, Adi akan fokus menyiapkan murid agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Adi menegaskan, selepas SMA/SMK, dia ingin pelajar Kediri bisa melanjutkan pendidikan ke tahap berikutnya. Mulai dari perguruan tinggi negeri atau swasta, hingga sekolah kedinasan.
Khusus lulusan SMK, menurut Adi mereka akan diajarkan terkait orientasi BMW. Yaitu, Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha. Dengan tiga opsi itu, lulusan SMK bisa bekerja selepas lulus dengan modal pengetahuan yang didapat. Mereka juga bisa melanjutkan kuliah. Adapun opsi terakhir adalah berwirausaha. “Setelah lulus SMK, mereka harus bisa hidup mandiri,” tandasnya.
Bagaimana dengan lulusan SLB? Menurut Adi mereka harus bisa mandiri. Caranya dengan membekali berbagai keterampilan selama menempuh pendidikan. “Mereka akan kami ajari kemampuan menjahit, tata boga, dan pekerjaan ringan lainnya,” imbuhnya berharap para lulusan SLB bisa diterima dengan baik di masyarakat.
Editor : Anwar Bahar Basalamah