KEDIRI, JP Radar Kediri– Sebanyak 60 pelajar kelas 7, 8, dan 9 MTsN 6 Kediri antusias mengikuti pelatihan jurnalistik di meeting room madrasahnya pagi kemarin (19/10). Mereka tertarik dengan fotografi dan penulisan berita di media massa. Pematerinya tim Jawa Pos Radar Kediri (JPRK).
“Pelatihan ini menambah ilmu dan wawasan. Terutama tentang jurnalistik. Nantinya bisa dikembangkan di media madrasah kita,” ujar Kepala MTsN 6 Kediri Agus Gunawan saat sambutan sekaligus membuka acara sekitar pukul 09.00.
Apalagi madrasah tsanawiyah di Jalan Raya Pare-Wates, Desa Sidomulyo, Kecamatan Puncu ini telah mempunyai media sekolah. Namanya Al Alim. Karena itu, bekal dari pelatihan hingga sekitar pukul 12.30 kemarin dapat dipraktikkan siswa untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas majalahnya.
“Kegiatan ini pasti bermanfaat. Tak hanya saat ini, tetapi juga sampai nanti siswa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” tutur kepala madrasah yang pernah menjabat di MTsN 5 Kediri ini.
Usai pembukaan acara, Endro Purwito, kru redaksi JPRK, menyampaikan materi tentang ragam dan kovergensi media massa. Peserta dilatih wawancara serta menulis berita. “Wartawan yang aktif, saat liputan pasti melakukan wawancara,” ungkapnya
Di sesi kedua, Wahyu Adji, fotografer JPRK, memaparkan materi foto jurnalistik. Menurutnya, fotografer harus paham kamera sekaligus penggunaannya. Termasuk cermat memilih angle atau sudut pandang pengambilan gambar. Fotografer jebolan Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta ini juga membeber tips memotret bagus dengan kamera handphone (HP).
Di akhir sesi, peserta praktik memfoto dan menulis berita. Mereka juga berkompetisi. Tim JPRK memberi hadiah untuk foto dan tulisan terbaik. “Saya senang ikut pelatihan ini. Menambah pengetahuan jurnalistik dan fotografi. Intinya menambah ilmu,” terang Chelsea Fivian, siswi kelas IX MTsN 6 Kediri.
Editor : Anwar Bahar Basalamah