Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bupati Kediri Dhito Bahas Pungli SMA bersama Kadisdik Jawa Timur

Karen Wibi • Senin, 7 Agustus 2023 | 16:21 WIB

 

Photo
Photo

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menanggapi serius laporan indikasi pungutan liar (pungli) di SMA Kabupaten Kediri. Minggu depan, dia berencana membahas langsung masalah tersebut dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jatim Aries Agung Paewai. Dhito menegaskan, dirinya siap beri sanksi sekolah yang melakukan pungli.

          “Saya berencana bertemu kadisdik Jatim di Batu untuk membahas indikasi pungli (SMA Kabupaten Kediri, Red) itu,” kata pria yang 31 Juli lalu genap berusia 31 tahun tersebut.

          Dhito menjelaskan, selama beberapa hari terakhir dia banyak mendapat aduan tentang pungli di SMA lewat direct message (DM) akun Instagram-nya. Merespons hal tersebut, bapak dua anak itu meminta masyarakat tak perlu takut untuk melapor.

          Setelah mengumpulkan bukti-bukti yang valid, suami Eriani Annisa ini mengaku siap mengambil langkah selanjutnya. “Saya sudah berkoordinasi dengan provinsi karena maraknya pungli di tingkat SMA,” lanjutnya terkait langkah yang diambil selain berkoordinasi dengan kadisdik Jatim.  

          Sejak kemarin, dia juga melakukan penelusuran. Tujuannya untuk memastikan kebenaran dari informasi yang didapanya. “Jika memang ditemukan unsur pungli, kami siap memberi sanksi kepada pihak sekolah,” terangnya.

          Di akun Instagram-nya, Dhito juga mengingatkan pihak-pihak yang terindikasi melakukan pungli. “Saya mengimbau kepada pelaku pungli untuk segera sadar. Karena cepat atau lambat saya akan tahu,” tulisnya di story IG miliknya.

          Terpisah, Kacabdisdik Jatim Wilayah Kediri Ramli yang dikonfirmasi tentang laporan pungli kepada siswa di SMA Kediri mengatakan, tindakan tersebut 100 persen menyalahi aturan. Pun pungutannya hanya bernilai kecil.

“Seperti yang dikatakan oleh Gubernur Jatim, pungli itu sangat dilarang,” jelasnya.

          Terkait aduan yang diterima oleh Bupati Dhito, Ramli menyebut pihaknya masih belum mendapat aduan. Kendati demikian, dia akan terus berkoordinasi dengan banyak pihak. Terutama menelisik indikasi pungli tersebut.

          Jika aduannya benar, dia siap menelusuri. Termasuk mencari fakta yang terjadi di lapangan. Jika benar ada pungli, dia mengaku tidak akan ragu-ragu untuk memberi sanksi. Baik kepada pelaku pungli hingga ke kepala sekolahnya. “Sesuai dengan arahan gubernur, sanksi bagi pelaku pungli di sekolah itu sangat berat,” tegasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kediri #pendidikan #pungli #sma #kadisdik