KEDIRI, JP Radar Kediri - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri terus memetakan potensi kekurangan murid di tingkat SD negeri. Dari hasil tersebut, ditemukan ratusan lembaga yang langganan tak penuhi pagu. Kondisi ini bahkan terjadi sejak beberapa tahun terakhir.
“Sudah sejak 10 tahun ini banyak SD negeri yang kekurangan peserta didik baru,” ujar Kabid SD Disdik Kabupaten Kediri Nurhidayat Wasis.
Pihaknya memetakan, setidaknya ada 151 SD negeri di Kabupaten Kedir yang selalu kekurangan murid selama beberapa tahun ini. Artinya dalam satu tahun, sekolah tersebut hanya menerima kurang dari 28 murid.
Seperti halnya yang terjadi di SDN Sukorejo, Kecamatan Gurah. Lembaga ini hanya mendapat satu murid baru tahun ini. Hal serupa juga dialami oleh SDN Gadungan 2 yang berada di Kecamatan Puncu.
Dari 151 SD negeri tersebut, 57 di antaranya termasuk kekurangan murid secara ekstrem. Dengan kondisi tersebut, Wasis menyebut ada kemungkinan jika lembaga tersebut akan digabung atau merger dengan sekolah sekitar.
Namun, langkah penggabungan tersebut tidak bisa dilakukan begitu saja. Karena banyak aspek yang sebelumnya harus ditinjau terlebih dahulu. Salah satunya soal jarak. Jika merger membuat jarak siswa ke sekolah semakin jauh dan berbahaya, maka upaya merger dapat digagalkan.
“Merger itu pilihan kedua. Yang penting anak-anak di Kediri harus bisa sekolah dengan akses yang mudah,” tuturnya.
Oleh sebab itu, Wasis mengaku jika pihaknya tidak ingin terburu-buru. Bersama Universitas Negeri Malang, Disdik masih terus melakukan penelitian. Jika tidak molor, hasil penelitian tersebut akan dapat segera keluar pada Oktober tahun ini. Setelah itu, Disdik langsung bisa melakukan pengecekan di lapangan. Jika banyak warga sekolah yang mengiyakan, merger akan bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Bahkan untuk sosialisasinya kita butuh waktu sekitar 6 bulan. Akan kami lihat dulu apakah banyak yang setuju atau menolak,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah