Dalam pembinaannya Dirjend Pendis Prof. Dr. M. Ali Ramdhani, mengingatkan tentang Pendidikan abad XXI, yakni VUCA, Digitalisasi, Keterbukaan Informasi dan Penyiapan Generasi Emas 2045. Kemudian menekankan pentingnya ‘cinta’ dalam mendidik anak-anak (parenting). “Didiklah anak-anak dengan keteladan dan cinta, hindari bulliying dan kekerasan dalam bentuk apapun,” ujarnya.
Sedangkan Direktur KSKK Madrasah Prof. Dr. Ishom Yusqi, M.Ag berpesan kepada para guru, meskipun guru di MAN 2 Kota Kediri telah bisa mengikuti perkembangan saat ini, namun perlu meningkatkan tiga hal, yaitu kepemimpinan digital, kewirausahaan (entrepreneurship), dan proses pembelajaran (learning organization). Tiga hal penting itulah merupakan distingtion (pembeda) madrasah dari sekolah lain.
Direktur KSKK juga sempat melakukan podcast dengan anak-anak peraih prestasi Nasional, antara lain M. Dhiyaul Haq (Emas OSN-KSM), Chandra Nur Iman (Perak OSN-Pelatnas OSN Kimia), Intan Asmi saharini dan Bayu Cahyo Bintoro (juara I MYRES) yang diapandu oleh Nazira peraih runner up Putri Pendidikan Jawa Timur. “Luar biasa, siswa MAN 2 pintar-pintar,” puji Ishom. Editor : Anwar Bahar Basalamah