Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gosrak-Gasruk, Olehe Bongkeng

Hilda Nurmala Risani • Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:37 WIB
Ilustrasi kenalan lewat aplikasi kencan. (Afrizal Syaiful M/JPRK)
Ilustrasi kenalan lewat aplikasi kencan. (Afrizal Syaiful M/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Peribahasa beli kucing dalam karung rasane cocok untuk menggambarkan kisah Yu Minthul. Gara-gara percaya saja dengan Sudrun yang dikenalnya di internet, dia harus menerima konsekuensi. Yakni, sikap Sudrun yang ora sesuai nalika wes dadi bojone.

Kenekatan Yu Minthul berawal dari ‘desakan’ agar dia segera menikah. Di usia sing wis nyandak 29 tahun, Yu Minthul belum juga menemukan sosok yang cocok. “Kanca sepantaranku wis pada rabi. Malah, wis enek sing duwe anak telu,” ungkap Yu Minthul.

Merasa wis mentok, Yu Minthul pun mencari jalan pintas. Berkenalan dengan orang lewat aplikasi. Apik elek dipikir keri sing penting nemu calone disik.

Baca Juga: Istri Bergaya Sosialita Marai Kang Dalbo Menderita

Apese Yu Minthul wis nunggu hingga satu bulan ternyata ora enek sing ngambus. Belum kunjung muncul notifikasi dari lawan jenis di aplikasi kencannya.

Kontan saja Yu Minthul tambah budrek dan putus asa. Sampek akhirnya dia berlangganan premium aplikasi tersebut. Sakwise aplikasi tak upgrade tiba- tiba ana sing nge-match. Atiku rasane kayak lagi kasmaran alias deg-deg ser. Apa maneh nalika dideleng rupane bagus,” ungkap Yu Minthul.

Wonge tampan dengan kulit kuning langsat. Pokoke sesuai selerane Yu Minthul.

Baca Juga: Kisah-Kisah Rumah Tangga : Kang Dalbo Dipecat, Yu Minthul Jaluk Pegat

Bahkan, ora mung wajah sing rupawan yang membuat Yu Minthul kepincut Sudrun -jenenge wong sing nge-match. Ternyata keduanya juga duwe hobi sing sama. Yaitu mendaki ke gunung. “Lek lucu tenan semisal adewe rabi terus bisa ndaki ke mana-mana,” batine Yu Minthul.

Hubungan keduanya kian dekat. Yu Minthul sering nge-chat dengan kenalan anyarnya kuwi. Bahkan telpon-telponan tidak ketinggalan. Sikap Sudrun sing perhatian gawe Yu Minthul klepek-klepek.

Singkat cerita mereka berdua janjian untuk mendaki ke gunung yang ada di Jawa Timur. Meski Yu Minthul sudah sering pergi, ini termasuk pengalaman pertamanya naik gunung bersama pujaan hatinya.

Baca Juga: Kang Dalbo Ketiban Empyak, Wis Ditahan eh, Dijak Pegatan

Ndredek sakpole. Aku bener-bener mempersiapkan fisik dan peralatan supaya ora menyusahkan deweke. Juga first impression nek aku kudu apik,” terang Yu Minthul.

Satu bulan persiapan, tibalah di momen hari H mereka berdua mendaki. Pertama bertemu, mereka sangat antusias untuk mengobrol banyak hal. Bahkan, selama di perjalanan keduanya sangat menikmati momentum.

Namun, ada salah satu sikap yang membuat Yu Minthul sedikit gelisah. Itu ketika Sudrun menyebut Yu Minthul terlalu lemah. Karena di setiap beberapa kilometer jalan meminta istirahat.

Baca Juga: Kang Dalbo Jahat, Yu Minthul Pilih Megat

“Cuma pas kuwi aku ora begitu notice. Tak anggap ya angin lalu wae,” imbuhnya.

Tak mau menyia-nyiakan waktu, Sudrun dan Yu Minthul langsung menentukan wektu lan panggonan akad. Mereka berdua memilih menikah sederhana karena uangnya ingin ditabung untuk kehidupan selanjutnya.

Dan, akhirnya mak jleb! Bukannya bungah ati, Yu Minthul malah dadi ilfil ndeleng kelakuan Sudrun. Adoh saka bayangane sing perhatian dan baik hati. Sampek-sampek Yu Minthul geleng-geleng kepala.

“Tapi arep piye maneh pilihan satu-satunya tetap rabi. Jare wong tuwaku sek iso diperbaiki,” gerutu Yu Minthul.

Baca Juga: Kang Dalbo Jahat, Yu Minthul Pilih Megat

Tak sampai usia pernikahan satu tahun Yu Minthul pun njaluk pegat. Kenapa? Merga Sudrun ketauan sik main aplikasi golek wedokan ngono kuwi. Juga sangat perhitungan dengan uang belanja. Bahkan, semenjak menikah Yu Minthul dilarang untuk belanja dan perawatan. “Pancen elek kelakuane. Wes pelit juga dolanan wedokan. Ora perlu dipertahankan,” tandasnya dengan nada tinggi. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#aplikais kencan #zonk #peh kediri #yu minthul #kang dalbo