KEDIRI, JP Radar Kediri - Sikap kasar yang ada dalam diri seseorang memang sulit untuk diubah kalau bukan kemauan dari dirinya sendiri. Sehingga jangan heran yen harapan bisa berubah setelah menikah itu tidak bisa terlaksana. Jika mau bertahan maka harus membiasakan diri untuk menerima sikapnya.
“Sayange aku kategori wong sing luwih milih meninggalkan wae daripada bertahan dengan rasa sakitnya,” ujar Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Ya, Yu Minthul mengetahui sikap kasar Kang Dalbo sejak menjadi teman satu sekolah. Dia melihat bojone kuwi sering gelut dengan kancane yen ora cocok. Bahkan, keahliannya kuwi dibuat menantang orang-orang sekitarnya.
Baca Juga: Istri Bergaya Sosialita Marai Kang Dalbo Menderita
Tapi ada momentum Yu Minthul merasa dilindungi dengan keahlian Kang Dalbo. Itu ketika dia digoda dengan wong lanang. Tanpa basa-basi Kang Dalbo langsung menampar dan membuat laki-laki itu lari terbirit-birit.
“Iki sing gawe aku jatuh cinta secara tiba-tiba. Rasane kayak dilindungi banget, opo maneh besuk yen punya anak cewek,” tutur Yu Minthul.
Singkat cerita mereka menjalin hubungan pacaran. Selama pacaran tak ada yang aneh dari Kang Dalbo. Umumnya laki-laki yang sibuk dengan hobinya olahraga tinju, namun tidak melupakan waktunya untuk Yu Minthul.
Baca Juga: Kisah-Kisah Rumah Tangga : Kang Dalbo Dipecat, Yu Minthul Jaluk Pegat
Merasa cocok, Yu Minthul pun berupaya untuk menanyakan arah hubungannya. Padahal saat itu mereka baru dekat selama 6 bulan. Yang artinya belum sepenuhnya mengenal seluk beluk pasangannya.
“Salahku juga mbiyen terlalu kesusu. Ora berupaya mencari tahu latar belakang Kang Dalbo karena merasa wes kenal,” gerutu Yu Minthul.
Diakuinya sikap saat pacaran hanya menunjukkan 35 persen dari aslinya. Kelakuan aslinya baru bisa benar-benar keluar saat menikah karena merasa sudah memiliki seutuhnya. Sehingga bisa berlaku semena-mena.
Baca Juga: Kang Dalbo Ketiban Empyak, Wis Ditahan eh, Dijak Pegatan
Tak heran satu bulan pernikahan Yu Minthul banyak dikagetkan dengan kelakuan bojone. Mulai dari yang sering main tangan hingga kebiasaan anehnya yang menurutnya berbanding terbalik saat sedang pacaran.
“Nalika pendekatan sampai pacaran seolah-olah jadi superman. Mbasan rabi deweke clingy banget neng aku. Apa-apa ora bisa ngatasi dewe,” omel Yu Minthul.
Puncak kekesalan Yu Minthul ketika Kang Dalbo mara tangan neng deweke. Terlebih saat itu Yu Minthul juga baru pulang kerja. Dia merasa tak dihargai oleh suaminya kuwi.
Baca Juga: Kang Dalbo Jahat, Yu Minthul Pilih Megat
“Jarene aku kakean mbantah omongane. Padahal kan sebagai istri yen ora cocok enek hak untuk menolak atau menjawabnya. Bukannya malah diperlakukan secara kasar,” tutur Yu Minthul.
Apapun alasane, Yu Minthul wis wegah bertahan. Dia hard feeling dengan suaminya kuwi sehingga meminta cerai. Meskipun baru 2 tahun menikah.
“Kayake yen tak pertahankan aku sing gak sanggup. Tangane wes enteng ngge ngaplok aku. Enek kemungkinan yen nduwe anak bakal dadi korban selanjutnya,” pungkas Yu Minthul.
Baca Juga: Kang Dalbo Jahat, Yu Minthul Pilih Megat
Peh, dasar Kang Dalbo tukang gelut. Hobi sing marai keluargane mawut, ambyar.
Editor : Mahfud