Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wis Anake Rewel, Mertuane Juga Bawel

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 14 April 2026 | 18:51 WIB
Ilustrasi : Afrizal Syaiful M/JPRK
Ilustrasi : Afrizal Syaiful M/JPRK

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Apes tenan uripe Yu Minthul sebagai perempuan. Selain memiliki anak yang rewel, setiap harinya juga masih mendengarkan ocehan sang ibu mertua. Yang membuat hari-harinya tak lagi menyenangkan.

Setiap perempuan pasti ingin memiliki mertua yang baik hati seperti ibunya. Tapi tidak semua impian iku bisa terwujud. Kayak sing dialami Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Kota,  Kota Kediri.

Menikah selama satu tahun dan tinggal bersama mertuanya menjadi mimpi buruk bagi Yu Minthul. Iku merga deweke nduwe mertua sing omongane nylekit.

Baca Juga: Istri Bergaya Sosialita Marai Kang Dalbo Menderita

“Bayanganku mbiyen nalika urip bareng maratuwa enak. Merga enek sing ngancani ngemong anak. Ternyata di luar ekspetasi,” gerutu Yu Minthul.

Hidup serumah dengan mertuanya membuat Yu Minthul harus sabar setiap harinya. Tak jarang dia harus menangis karena perkataan mertua yang membuat hatinya terluka.

Tapi sebenarnya sikap bawel ini bukan karena orang tuanya Kang Dalbo membencinya. Melainkan bentuk kasih sayang orang tua yang sudah hidup puluhan tahun tentu berbeda penyampaiannya.

Jare bojoku ibuke kuwi memang cerewet. Tapi kuwi bentuk ekspresi sayange. Dadi dianggap angin lalu wae yen kadang omongane gatel ati,” ujar Yu Minthul.

Baca Juga: Bojone Medit, Yu Minthul Kesandung Kredit

Sayangnya hampir mendekati usia pernikahan ke lima, mertuane kuwi tetep wae menjengkelkan dan menganggap Yu Minthul samsak kemarahannya.  Tak heran saben dina ana wae sing garai mertua marah-marah neng Yu Minthul.

Mulai dari rumah tidak rapi hingga tidak becus mengurus anak. Padahal saben dina Yu Minthul sudah berupaya menjadi ibu rumah tangga yang baik.  Rasa lelah setelah bekerja seharian itu pun dia kesampingkan demi tak mendapat omelan dari ibu mertua.

“Kebetulan anakku umur dua tahun tiba neng halaman rumah. Wajar wae usia explore yen pengen mencoba hal baru. Tapi jare ibu mertuaku aku gak becus ngurus anak,” sungut Yu Minthul.

Baca Juga: Ora Diopeni, Yu Minthul ke Lain Hati

Sing garai Yu Minthul lara ati adalah nalika ana penggawean omah menurute mertuane ora pener bukan protes langsung neng Yu Minthul. Nanging, wadul neng tetanggane sing seneng diajak ngerumpi.

Merasa pegel,  Yu Minthul wadul neng bojone. Kang Dalbo pun berupaya menyampaikan kepada ibunya. Hasilnya, mertuane Yu Minthul meminta maaf atas kelakuannya.

Apakah sudah benar-benar berubah? Tentu tidak. Sang ibu mertua tetap sering ngomel. Terlebih saat cucunya menangis, bukannya ikut menenangkan justru memarahi Yu Minthul karena kurang memperhatikan pola makan dan tidur anaknya. Yang membuatnya rewel. Sementara Yu Minthul semakin pusing.

Baca Juga: Kang Dalbo Jahat, Yu Minthul Pilih Megat

“Aku wis ora betah akhire bojoku luwih milih kontrak omah. Mertuaku tinggal sendiri. Sesekali main dan diomeli ora apa-apa sing penting ora setiap hari,” pungkas Yu Minthul. 

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#anak rewel #peh kediri #Kecamatan Kota #yu minthul #kang dalbo