Gara-gara tingkahe si anak, wong tuwane jadi ketiban susah. Sampek kudu pegatan . Peh , kebangeten tenan iki .
Apa sih kelakuan anake sampek membuat bapak lan ibune pegatan ? Peh , yen diceritakne jian ketok kalau pemuda ini benar-benar tak tahu diri.
“ Anakku hobine ngombe , iku merga salah pergaulan. Salahku juga kurang ngawasi , ” ujar Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.
Kisah itu bermula saat sang anak, sebut saja namanya Sudrun, duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Saat itu dia sering keluar mal dengan temannya. Alasannya mengerjakan tugas bersama.
Tentu tak ada rasa curiga pada diri Yu Minthul. Setiap anak izin keluar, dewa selalu memperbolehkan. Apalagi ketika pulang dini hari pun tak jadi masalah.
“ Aku ora pernah curiga. Merga anakku mulih ora tau dalam keadaan mabuk. Apalagi pakaiannya juga tak ada aroma alkohol, ” gerutu Yu Minthul.
Baca Juga: Wis Mambu Lemah tapi Kakean Pola
Suatu hari ada laporan masuk ke Yu Minthul. Ya, tetangganya melihat Kang Dalbo dan Sudrun berada di warung kopi sedang menikmati minuman keras.
Mendapat laporan tersebut Yu Minthul tak percaya. Dia membantah jika kuwi bojo lan anake . Sebab selama iki neng rumah mereka biasa wae . Ini adalah tanda-tanda kecanduan alkohol.
" Nalika tak takoki jarene kuwi fitnah. Dari wong-wong sing ora seneng nyawang adewe bahagia, " kata Yu Minthul.
Hingga akhirnya Yu Minthul mencium bau alkohol dari baju sang anak. Yu Minthul pun marah dan memberitahu Kang Dalbo. Di situ Kang Dalbo ikut menasihati sang anak.
Baca Juga: Ngumbar Curhat, Akhire Dipegat
Eh, Sudrun bukannya mendengarkan justru mengatakan bahwa ini ajaran da ri bapaknya yaitu Kang Dalbo. Deweke pernah dikongkon untuk mencoba. Dan ketagihan sampai sekarang ini.
" Terkejut saat mendengarnya. Ternyata bojo lan anakku podo-podo rusak . Isin rasane dengan pekerjaanku sing nuturi terkait pentingnya menjaga kesehatan, " o mel Yu Minthul.
Merasa dirugikan nama baik, Yu Minthul pun njaluk pegatan . Tak peduli dengan usia pernikahannya yang sudah 10 tahun itu. Deweke tidak mau anak kedua dan ketiganya harus terjerumus dengan perbuatan jelek.
"Mumpung anakku sing loro sik cilik iso penyelamatan. Makane aku njaluk pegat wae . Sing rusak bene rusak , sing sik apik tak jaga sebaik mungkin, " tutupnya.
Editor : rekian