Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ketoke Wong Lugu Jebule Suhu

Hilda Nurmala Risani • Senin, 22 September 2025 | 18:34 WIB
Kelakuane Sudrun iki jian ora umum. Senengane dolanan cewek
Kelakuane Sudrun iki jian ora umum. Senengane dolanan cewek

Kelakuane Sudrun iki jian ora umum. Senengane dolanan cewek. Termasuk ketika karo Yu Minthul. Nalika pacaran keduanya menjalin hubungan intim. Saking intimnya, Yu Minthul sampai hamil dibuatnya. Tidak ada jalan lain, Yu Minthul pun meminta pertanggungjawaban pacarnya itu.

Namun Sudrun yang tidak tahu diri malah menolak permintaan tersebut. Deweke ngongkon aborsi wae. “Ya jelas aku wegah. Penakmen gelem nggaene giliran dadi ora gelem ngopeni,” ungkap Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri kuwi.

Yu Minthul pun menolak keras solusi tersebut. Bukan hanya sayang dengan si jabang bayi yang dikandungnya. Tetapi juga ada alasan lain yaitu karena mencari tempat untuk aborsi itu susah.

Keluarga Yu Minthul pun memaksa. Gelem gak gelem Sudrun harus menikahi Yu Minthul. Namun, tidak dengan keikhlasan dan rasa cinta. Setali tiga uang dengan Sudrun, keluarganya juga tak tahu diri.

Mereka tidak menerima calon menantunya karena sudah hamil duluan. Padahal, itu semua ulah anak mereka sendiri. “Ya intine aku dirabi. Meskipun selama menikah isinya mung tekanan batin wae,” imbuhnya.

Hari-hari Yu Minthul penuh tekanan. Baik fisik maupun batin. Deweke dikongkon kerjo karo mertuane nalika meteng gede. Blas ora mesakne, padahal di usia kandungan yang sudah tua disarankan untuk banyak istirahat.

Yu Minthul pun akhirnya bekerja di salah satu toko sembako. Itu agar dirinya punya tabungan sendiri. Sebab Sudrun sebagai bojo menehi duwit belanja luwih titik dibandingkan ketika diwenehne ibu mertua.

Sampai pada akhirnya Yu Minthul melahirkan anak perempuan yang cantik dan menggemaskan. “Bosku berkunjung neng omah gawakne buah tur duwit sing akeh. Eh, malah aku dituduh selingkuh,” omel Yu Minthul.

Singkat cerita tuduhan selingkuh kuwi ternyata ada makna dibaliknya. Yakni Sudrun tega bermain belakang alias punya selingkuhan baru selama Yu Minthul mengandung anaknya. Wis pokoke nemen tenan.

Sing luwih parah maneh, Sudrun ora gelem ngaku. Dia justru menuduh istrinya yang macam-macam. Konangan selingkuh malah nuduh diselingkuhi.

Tambah saya nemene Sudrun wegah mengakui anake. Deweke pengen lari dari tanggung jawab alias biar bisa main karo wedokan gonta-ganti.

“Aku wis ora betah akhire jaluk pisah. Rabi tapi rasane kayak neng neraka. Aku di sio- sio karo maratuwa lan bojoku. Ketokane lugu ternyata suhu ngelarani ati,” tandasnya. (la/ut)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#hamil #komik #ilustrasi #peh #pasangan