Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mendem Wedokan, Rumah Tangga Bubaran

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 1 Juli 2025 | 19:30 WIB
Photo
Photo

Kang Dalbo pancen wong lanang sing mendo. Uripe wes penak. Anak dan bojo lengkap, harta benda enek. Eh masih nyari kebahagiaan di tempat yang salah. Deweke masih sering bermain ke tempat karaoke dan menyewa lady companion alias purel.

Wis anak telu sik kakean polah. Rupa ga sepira, duwit pas-pasan kok yo sik dolanan purel,” omel Yu Minthul tak bisa menyembunyikan rasa kesalnya.

Menikah selama 20 tahun tentu banyak suka dan duka yang telah dilewati oleh Kang Dalbo dan Yu Minthul.

Pasang surut dalam rumah tangga sudah menjadi makanan kesehariannya. Meskipun Yu Minthul sudah mengetahui kelakuan jelek Kang Dalbo sejak sebelum menikah.

Kang Dalbo lelaki yang sangat labil. Terkadang bisa berubah menjadi lebih baik. Tapi lek wis kumat angel diobati.

Sebenarnya Kang Dalbo iki kategori wong lanang sing gati marang anak lan bojone. Kapan wae dibutuhkan deweke selalu siap sedia. Bahkan deweke rela bolos kerjaan demi nuruti sang anak.

Awal-awal rabi deweke family man. Gak enek ceritane dolanan LC. Mbuh kok malih kumat apa sebabe,” lanjut Yu Minthul.

Tidak ada asap jika tidak ada api. Masalah antara Kang Dalbo dan Yu Minthul menjadi besar setelah suaminya sering keluar malam dan tidak pulang ke rumah.

Tentu itu menyayat hati Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Dia sudah rela menerima masa lalu buruk suaminya. Tetapi ternyata perubahan itu hanya sementara.

Jenenge wong lanang godaane ya wedokan. Ngunu kuwi contone yen ora kuat iman,” gerutu Yu Minthul.

Entah apa yang membuat Kang Dalbo bisa kembali seperti dulu. Yang jelas kelakuan Kang Dalbo satu tahun terakhir ini berbeda saat awal pernikahan.

Waktunya sering dihabiskan di luar rumah. Bahkan duwite gajian sering entek sebelum waktunya. Peh! Kebangeten tenan Kang Dalbo iku.

Wes angel tuturane, pilihan satu-satunya pisah wae,” tutur Yu Minthul sembari meneteskan air mata.

Rasa sakit hati Yu Minthul wis ora bisa ditahan. Dia lebih memilih mengakhiri rumah tangganya yang dibangun selama puluhan tahun.

“Daripada aku ketularan penyakit aneh-aneh mending bubar. Toh, aku iso golek duwit dewe. Anak-anak ya wis mandiri kabeh,” pungkas Yu Minthul sembari mengucap sumpah agar Kang Dalbo kena azab.

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#peh radar kediri