Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mertua Datang, Mantu Hengkang

Habibaham Anisa Muktiara • Jumat, 11 April 2025 | 05:08 WIB
Photo
Photo

Pancen sulit hidup satu omah dengan mertua. Yen ora sabar, bisa bikin rumah tangga berantakan.

Ora percaya? Simak saja kisah keluarga di salah satu kelurahan di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri ini.

Pasangan ini adalah Kang Dalbo dan Yu Minthul. Namanya keluarga muda, mereka pun berusaha bekerja sama.

Saling bahu-membahu terutama neng urusan rumah tangga.

“Yen aku tandang gawe neng pawon, bojoku resik-resik omah,” ucap Yu Minthul.

Keduanya pancen sepakat untuk membagi tugas bersama. Apalagi, keduanya juga bekerja. Untuk masak pun keduanya tidak ingin repot. Bila pagi, cukup sing gampang lan cepet gawe sarapan.

“Lha wong kudu ndang budal kerja. Dadine gawe sarapan sing gampang- gampang wae,” aku Yu Minthul.

Tapi, situasi langsung berubah total nalika Mbok Ndewor, mertua Yu Minthul minta tinggal di rumah itu.

Aturan tak resmi sing sudah ditetapkan dan dijalankan mulai diotak-atik. Kang Dalbo ora oleh membantu pekerjaan rumah.

Baik itu masak maupun resik-resik. Alasane, si Mbok Ndewor ora tega anake kesel karena usai kerja.

“Padahal aku ya kerja. Tapi sing diperhatekne mung anake thok,” omel Yu Minthul.

Masalah lain, saben sarapan si mertua njaluk sing pepek. Ya lawuhe ya sayuranya. Padahal Yu Minthul harus mengejar waktu berangkat kerja.

Masih ada lagi, si mertua dianggapnya cerewet dan bawel. Apa-apa sing dilakukan Yu Minthul dianggap salah atau kurang. Akhirnya, dia pun wadul neng bojone.

Diwaduli bojone, Kang Dalbo akhirnya ngelingne ibuke. Agar tidak bersikap seperti itu neng mantune. Tapi, si ibu menanggapi dengan berbeda. Ujungnya, terjadilah perang dingin di keluarga ini.

“Aku ya milih muleh neng omahe wing tuwaku dewe. Timbang kumpul ambek maratuwa sing ora pengertian,” gerutunya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira