Kang Dalbo duwe klangenan. Yaitu mengoleksi golekan cilik dari tokoh-tokoh Gundam. Yen istilah saiki ya action figure. Hobi ini wis dia tekuni sejak kuliah. Hingga sekarang jumlahnya banyak dan dia taruh di kamar.
Suatu ketika, ada acara reuni keluarga. Waktunya pas Lebaran. Nah, omahe Kang Dalbo di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Tapi, jika ada reuni yang bikin keki bagi Kang Dalbo, ya waktu itu. Sebab, ada insiden sing marai dia lara ati.
“Masiya wis nyepura tapi sik iling sampek saiki,” gerutu Kang Dalbo.
Mengapa jadi lara ati? Nah, begini ceritane. Ketika itu, yang datang hampir semua kerabat. Sekaligus membawa anak-anake sing isih bocil. Pokoke, omahe Kang Dalbo penuh sesak.
Dasar anak-anak, tingkah polahnya ya seperti itu. Pating clintisan. Masuk keluar semua ruangan yang ada. Termasuk kamar pribadi Kang Dalbo.
Padahal, di kamar kuwi tersimpan koleksi action figur Gundam miliknya. Yang ditata rapi di lemari dan rak khusus.
Awalnya, Kang Dalbo ora nyadar bila koleksinya dibuat mainan. Baru ketika dia melihat salah satu keponakannya membawa satu ke ruang tamu, dia jadi kaget. Setelah mengambil dari tangan si bocil, dia bergegas lari menuju kamar.
Bener wae, kamar itu sudah jadi ibarat kapal pecah. Para bocil mengobrak-abrik seluruh ruangan. Termasuk koleksi Gundamnya yang sudah tidak lagi tertata rapi di rak.
“Langsung mumet endasku,” omel Kang Dalbo.
Namanya juga anak-anak, ketika diminta keluar kamar malah menangis sejadi-jadinya. Membuat orang tuanya berdatangan. Melihat ada apa gerangan yang membuat geger.
Yang bikin Kang Dalbo makin lara ati adalah respon sepupunya. Yang menganggap biasa hal itu. Padahal Gundam tersebut dia kumpulkan sejak kuliah.
Wis ora menehi ganti rugi, eh, njaluk sepura wae ya ora,” omelnya.
Barulah beberapa waktu berikutnya datang transferan dari sang sepupu. Isinya, uang pengganti Gundam yang rusak.
“Ternyata dia baru tahu kalau harga koleksi saya mahal,” ucap Kang Dalbo. (ara/fud)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira