Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mabuk, Ngamuk, Ngepruk

Habibaham Anisa Muktiara • Rabu, 19 Februari 2025 | 16:31 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri - Sungguh perbuatan Kang Dalbo ini sangat-sangat tidak terpuji. Wis diwenehi tumpangan hidup, eh masih nglamak.

Justru melukai orang yang telah berbaik hati kuwi. Jian, dadi anak durhaka pancen si Kang Dalbo ini.

Selama ini tingkah polah Kang Dalbo pancen gatelne ati. Bagiamana tidak, warga Kabupaten Kediri ini sudah pengangguran sukanya mabuk-mabukan.

Padahal, seharusnya ngopeni neneknya yang sudah sebatang kara. Eh, justru malah merepotkan para kerabatnya.

Memang, sejak orang tuanya meninggal, Kang Dalbo manggon dengan neneknya. Tujuannya agar dia ngopeni orang tua.

Tapi, bukannya seperti itu, Kang Dalbo justru selalu ngrepoti. Sebab, selama ini dia memang seorang pengangguran yang kerjane luntang-lantung.

Baca Juga: Ilang Sabare, Metu Kasare

Sudah berkali-kali kerabatnya mengingatkan. Terutama Kang Sudrun, pak ciliknya.

Tapi, nasihat dan omelan itu bak masuk dari kuping kanan dan berlalu dari kuping kiri. Ora pernah direken.

Hingga suatu saat, Kang Dalbo pulang subuh. Dalam keadaan sempoyongan akibat mabuk minuman keras.

Segera dia menggedor-gedor pintu dengan keras. Memunculkan keributan ketika orang lain tengah terlelap.

Akhirnya, Kang Sudrun pun membuka pintu. Ketika dilihatnya si ponakan dalam keadaan teler seperti itu, naluri sebagai paklik pun keluar.

Dia pun ngomeli Kang Dalbo. Menasihatinya agar berhenti dari kelakuan yang seperti itu.

Dasar pemabuk, mendapat nasihat seperti itu dia justru ngamuk. Dia langsung mengarahkan palu yang sedari tadi dipegang.

Kemudian diayunkan ke kepala Kang Sudrun. Dan plak! Dahi Kang Sudrun pun muncrat darah akibat dikepruk palu.

Singkat kisah, Kang Sudrun pun geblak. Jatuh ke lantai bersimbah darah. Yang langsung membuat gupuh semua anggota keluarga. Mereka segera keluar dan menolong Kang Sudrun yang terkapar. Membawanya ke rumah sakit.

Lalu, bagaimana dengan Kang Dalbo? Keluarganya wis entek toleransinya. Mereka segera melaporkan kasus kekerasan itu ke pak polisi.

Akhirnya, dia pun diseret ke meja hijau. Dinyatakan bersalah dan dimasukkan krangkeng hotel prodeo. Tentu dengan baju warna oranye khas para kriminal. Rasakne kowe Kang Dalbo.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #ngamuk bawa palu #ngepruk #dipenjara #tukang mabuk #kriminal #peh #jawa pos